Optimisme Perdagangan Gagal Dimanfaatkan Dolar AS, USDJPY Turun Menunggu Data AS

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY terpantau
mengalami penurunan dan menghapus kenaikan yang terjadi saat sesi Asia tadi
pagi. Dolar AS melemah membawa pasangan menuju ke level paling rendah
sesi Asia di sekitar level harga 109,40.

Beberapa waktu terakhir pasar sedang menerima
kabar optimis seputar kesepakatan dagang tahap satu antara AS dan China. Namun
sayangnya Dollar gagal untuk mengambil momentum tersebut dan hanya mampu
melonjak ringan saat sesi Asia. Sayangnya saat sesi Eropa berlangsung, justru
Yen Jepang mampu unggul di tengah berita positif perdagangan.

Penyebab utama Dolar AS melemah mungkin
adalah adanya nada negatif yang terjadi di sekitar imbal hasil obligasi
Treasury AS. Pasalnya yield tersebut juga merupakan tolak ukur sentimen risiko
global sehingga penurunan yield menggambarkan penghindaran risiko sedang aktif.
Padahal Dollar sudah berusaha dengan sekuat tenaga saat sesi Asia berlangsung
untuk mencetak level yang lebih tinggi.

Tapi perlu diperhatikan bahwa kondisi negatif
yang membuat Dolar AS melemah tidak akan bisa bertahan dengan lama di
tengah adanya optimisme kesepakatan dagang AS dengan China. Sehingga penurunan
USDJPY mungkin juga akan terbatas karena kurangnya katalis yang pasti.
Optimisme perdagangan datang setelah pada hari Sabtu kemarin, Presiden Trump
mengatakan bahwa akan memberikan tanda tangan perjanjian dagang segera mungkin.

Saat ini perdagangan di sekitar bursa ekuitas global
juga tampak masih sepi sehingga harga cenderung tenang. Hal ini yang juga
memberikan dampak pada Yen Jepang untuk tidak bergerak dengan liar. 

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor bisa
terus memperhatikan kepastian arah pergerakan pasangan USDJPY. Beberapa rilis
data dari AS saat sesi Amerika berlangsung juga perlu diperhatikan seperti data
mengenai pesanan barang tahan lama dan data lainnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *