USDCAD Turun Kembali Karena Pemulihan Minyak Mentah Mendukung Dolar Kanada

Daftar Indodax

Permintaan beli terhadap mata uang Dolar Kanada menguat saat pertengahan sesi Eropa di hari Rabu ini (22/4). Penguatan Loonie itu pada akhirnya mampu membawa USDCAD untuk turun lebih dalam lagi menuju ke level paling rendah dalam harian di 1.4150. Dengan penurunan ini maka pasangan juga telah menghapuskan momentum kenaikan yang terjadi selama dua hari berturut-turut.

Saat ini dengan Dolar Kanada menguat, pasangan telah mundur mencapai 100 pips menjauh dari puncak tertinggi tiga pekan terakhir yang dicapai sesi sebelumnya. Penyebab utama penurunan USDCAD adalah adanya pemulihan nada risiko para investor global yang melemahkan Dolar AS. Pasar ekuitas juga tampak mampu mencatatkan kenaikan karena sentimen risiko yang mulai kembali ini.

Optimisme mungkin datang setelah Presiden Trump menyampaikan komentar terkait dengan langkah pembukaan ekonomi. Presiden Trump mengatakan bahwa negara bagian AS telah siap untuk membuka kembali perekonomiannya. Selain itu juga ada tanda-tanda bahwa paket stimulus ekonomi telah disetujui yang memiliki nilai $484 Miliar. Semua komentar itu mendukung permintaan Dolar Kanada.

Selain itu Dolar Kanada menguat setelah harga minyak mentah mampu memantulkan diri dari terendah harian. Namun sayangnya penguatan Loonie tampaknya masih dibatasi oleh kekhawatiran masa depan ekonomi global akibat pandemi virus Corona. Kekhawatiran itu akan terus mendukung greenback untuk kembali mendominasi dan mengurangi penurunan USDCAD lebih dalam.

Perdagangan USDCAD selanjutnya akan terus fokus ke dinamika minyak mentah yang akan menggerakkan Loonie. Selain itu berita terbaru mengenai stimulus ekonomi dari AS juga akan menggerakkan pasangan. Apalagi hampir tidak ada rilis data ekonomi utama dari kedua negara yang akan mampu menggerakkan pasangan. Hanya ada data tingkat dua dari Kanada mengenai CPI.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *