Said M Kamal : Kami Mantan Aktivis Mendukung Kerja Keras dan Kerja Nyata Ir.H.Joko Widodo

Said M Kamal

PALAS (Sumut) Wikimedan | Sangat Ruarrr Biasaaa Ir Joko Widodo menang kembali menjadi Presiden Republik Indonesia ke 8. Dengan pertarungan sengit di Pilpres tanggal 17 April kemarin, mulai dari Strategi Pilpres sampai Pertarungan Suara yang masing-masing mengklame (Pendukung 01 dan Pendukung 02) bahwa Pemimpinnya yang menang dalam Kontestasi Pemilihan Presiden.

Begitu juga pasca Pemilihan dan Perhitungan Suara, yang salah satu Kandidat tidak menerima hasil Perhitungan Suara Pemilihan Presiden. Tapi dalam Pemilihan Presiden untuk tahun 2019 ini, para Aktivis 98 dan para Aktivis dari PRD akan terus memberikan Motivasi sekaligus bersatu dan bergandeng tangan,janganlah sampai di luar Ir Joko Widodo yang jadi Presiden Indonesia.

Dan itu kami buktikan melaksanakan Deklarasi Rembuk Nasional Aktivis 98 yang di motori oleh para Pentolan PRD diantaranya Adian Napitupulu dan Budiman Sujatmiko di Jakarta, yang tujuannya adalah memberikan Motivasi dan Strategi kepada Para Aktivis sampai Daerah yang tujuannya mengarah dukungannya kepada Presiden Joko Widodo. Hal tersebut diungkapkan mantan Aktivis 98 yang juga mantan Anggota PRD di Medan Said Mustava Kamal alias Dewa Jarlub.

Lanjut Said M Kamal atau Dewa Jarlub dengan kemenangan Presiden Ir Joko Widodo untuk kedua kali dalam Pertarungan Pemilihan Presiden antara Ir Joko Widodo-Prof KH Makruf Amin dengan Prabowo-Sandiaga Uno SE. Kemenangan Presiden Joko Widodo adalah kemenangan kita bersama dan semua Rakyat Indonesia,termasuk kami para mantan Aktivis 98. Karena kami tidak mau Negara Indonesia salah tangan yang mengurusnya dan bukan Ahlinya.

Karena semenjak Ir Joko Widodo menjabat sebagai Presiden mulai masa Periode I tahun 2014-2019 Bangsa Indonesia terus menanjak Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan sekaligus Papua yang dulunya daerah terpinggirkan sekarang sudah mulai sejajar dengan Pulau Jawa dan Sumatera, apalagi dengan dibangunnya terus Infrastruktur Darat dan Tol Laut, membuat Di Provinsi Papua semakin Sejahtera dan harga semua Komoditi murah. Dan bahan bangunan murah dan harga minyak sudah sejajar dengan Pulau Jawa.

Jadi untuk masa Masa Periode ke-2 kemenangan Ir Joko Widodo menjadi Presiden tahun 2019 ini, membuat harapan kami Rakyat Indonesia akan lebih terus memberikan Support akan Kinerja Ir Joko Widodo lebih tinggi lagi “Speed” kerjanya.

Lanjut Said M Kamal untuk meningkatkan Kinerja Presiden Joko Widodo yang tinggi, haruslah di Topang dengan para Kabinet yang mempunyai Speed Kinerja yang tinggi juga. Karena kita tahu bersama bahwa Kinerja Bapak Presiden Indonesia Ir Joko Widodo sangatlah Tinggi Speed Kinerjanya,ibarat mobil Speed Kinerjanya sampai 7 Speed. Dan itu di buktikan Bapak Ir Joko Widodo ketika menjadi Walikota Solo dan Gubernur Jakarta.

Untuk itu Bapak Joko Widodo harus meletakkan orang-orang yang pas dalam Susunan Kabinet yang membantu Kinerja Presiden Indonesia yang mempunyai Speed Kinerja yang tinggi untuk meneruskan Rencana Pembangunan Nawacita tahap kedua. Karena untuk Nawacita tahap Kedua akan lebih banyak lagi Pekerjaan Rumah Pak Joko Widodo, termasuk juga meningkatkan Sumber Daya Manusia. Mengingat untuk urusan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang “Siap Pakai” tidaklah mudah kita membalikkan telapak tangan, karena selama Indonesia Paska Reformasi 98 yang sekarang menginjak Umur 21 Tahun.

Baru Presiden Ir Joko Widodo lah mempunyai Program kerja yang jelas dengan mengusung Program NawaCita. Apakah Nawacita itu sebenarnya, yaitu bahwa Nawa artinya Sembilan dan Cita artinya Harapan. Dan diantaranya Program di Usung yang sangat Jitu dan yang menjadi Harapan Rakyat oleh Presiden Joko Widodo adalah “Revolusi Mental”, yaitu meningkatkan Kwalitas Hidup Manusia melalui peningkatan kwalitas Pendidikan dan Pelatihan dengan Program “Indonesia Pintar”.(DEWA JARLUB S.SOS / JAWA SOLO-ARAB-LUBIS)

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *