Pasukan Ukraina Mundur, Rusia Kuasai Kota Ukraina Ini

Wikimedan.com – Pasukan Ukraina Mundur, Rusia Kuasai Kota Ukraina Ini. Rusia untuk kesekian kalinya kembali menguasai sejumlah wilayah di Ukraina. Kali ini, Kremlin mengambil alih Severodonetsk, kota wilayah timur Ukraina setelah pertempuran selama berminggu-minggu.

Kemenangan ini menjadi titik krusial dalam strategi kemenangan Rusia. Apalagi pada Jumat lalu, militer Ukraina terpaksa mundur ke garis perbatasan di Lysychansk, kota dekat Severodonetsk setelah kalah persenjataan.

“Kota ini telah sepenuhnya dikuasai Rusia,” kata Oleksandr Striuk, Wali Kota Severodonetsk, mengutip AFP, Sabtu (26/6/2022).

Separatis pro-Rusia, beberapa jam sebelum pernyataan itu menyampaikan bahwa pasukannya dan sekutu telah memasuki wilayah Lysychansk yang tepat berada di sebrang sungai Severodonetsk.

 

Sebuah tank tempur utama Ukraina melaju di jalan selama penembakan mortir terdekat di Severodonetsk, Ukraina timur. (AFP via Getty Images/YASUYOSHI CHIBA)
Foto: Sebuah tank tempur utama Ukraina melaju di jalan selama penembakan mortir terdekat di Severodonetsk, Ukraina timur. (AFP via Getty Images/YASUYOSHI CHIBA)

“Pertarungan di jalanan kini sedang terjadi,” kata representatif dari separatis Andrei Marochko.

Rusia memang telah mengubah fokus ke timur regional Donbas, sejak melakukan serangan militer dalam empat bulan terakhir. Jika Lysychansk dikuasai, Rusia kini bisa fokus pada wilayah Kramatorsk dan Slovyansk di Barat, yang ujungnya untuk menguasai Donbas.

Serangan militer Rusia ini dianggap seperti membangunkan raksasa yang tertidur. Raksasa yang dimaksud adalah negara-negara Eropa yang menyatakan siap melawan dengan sekuat tenaga terhadap aksi Rusia.

Pakar militer Eropa, Nicholas Drummond, menyatakan saat ini Benua Biru itu sedang menyatakan solidaritasnya. Ini dapat mengacaukan rencana Putin untuk berhasil di Ukraina.

“Scholz + Jerman dalam kemitraan dengan Macron dan Prancis, Johnson dan Inggris, Biden dan Amerika, Morawiecki dan Polandia, dan banyak lainnya, menunjukkan lebih banyak yang menyatukan kita daripada memisahkan kita,” ujarnya sambil menjelaskan manuver pemimpin Eropa dan Amerika Serikat (AS) dikutip dari akun Twitternya.

“Solidaritas dengan Ukraina seperti itu menunjukkan bahwa rencana Rusia untuk memasukkannya sudah hancur,” sambungnya

Gambar satelit menunjukkan artileri yang ditarik dikerahkan dan diarahkan ke Severodonetsk dekat kota, Ukraina 6 Juni 2022. (via REUTERS/MAXAR TECHNOLOGIES)
Foto: Gambar satelit menunjukkan artileri yang ditarik dikerahkan dan diarahkan ke Severodonetsk dekat kota, Ukraina 6 Juni 2022. (via REUTERS/MAXAR TECHNOLOGIES)

Pakar itu kemudian menjelaskan rencana Putin untuk perang pendek juga sekarang dengan cepat menjadi angan-angan. Diketahui, serangan sudah masuk ke hari ke-121 dan Rusia masih belum dapat menguasai ibu kota Ukraina, Kyiv.

“Hari ini, Scholz menyatakan komitmennya ke Ukraina selama itu membutuhkan dukungan Jerman adalah pengakuan yang jelas bahwa Putin tidak akan diizinkan untuk berhasil di Ukraina. Putin telah membangunkan raksasa yang sedang tidur,” tambahnya.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20220626063146-4-350380/uraa-pasukan-ukraina-mundur-rusia-kuasai-kota-ukraina-ini

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *