Kekhawatiran Brexit Membawa Poundsterling Melemah, Pedagang Menunggu Data Inggris

Permintaan Poundsterling melemah membawa
pasangan mata uang GBPUSD diperdagangkan dengan negatif menuju ke level harga
1,2998. Posisi tersebut terus bertahan sampai mendekati pembukaan sesi dagang
Eropa hari Selasa ini (18/2). Pelemahan Pound disebabkan setelah adanya berita
dari negosiator Brexit dari Inggris yaitu David Frost bahwa pembicaraan dagang
Inggris dan Uni Eropa akan sulit dan sengit pada bulan berikutnya.

Selain karena masalah politik yang belum
terselesaikan, Poundsterling melemah disaat permintaan Dolar AS
mengalami lonjakan. Hal ini membuat GBPUSD bisa turun dengan mudah tanpa ada
hambatan yang berarti.  Sementara itu selanjutnya Poundsterling mungkin
akan lebih fokus ke rilis data ekonomi 
Inggris mengenai ketenagakerjaan.

Mengenai Brexit, para anggota Tory menyampaikan
mengenai pandangan senara mereka bahwa target Brexit yang akan dikejar adalah
bebas dari seluruh aturan yang ditetapkan oleh Uni Eropa. Bahkan Inggris
melalui David Frost mengatakan akan siap melakukan model perdagangan seperti
yang terjadi antara Australia dengan Uni Eropa jika semua tujuan mereka sulit
tercapai.

Poundsterling melemah semakin dalam ketika ada berita Independen yang
menyebutkan bahwa pemerintah PM Boris siap untuk keluar dari Uni Eropa tanpa
kesepakatan. Selain itu juga siap untuk keluar dari ajudan Andrew Sabinsky.

Selain masalah politik yang cukup
mengkhawatirkan, penurunan GBPUSD juga disebabkan oleh kekhawatiran wabah virus
Corona yang menyerang beberapa negara. Meskipun hari ini jumlah pertambahan
korban sudah mengalami perlambatan signifikan, namun ketakutan para pedagang
tidak begitu saja hilang.

Selanjutnya para pedagang akan fokus ke data ketenagakerjaan
dari Inggris pada bulan Januari. Terlebih lagi data dalam negeri beberapa waktu
terakhir pada posisi yang cukup optimis. Sehingga pada kondisi ini bisa menjadi
alasan BoE untuk meninggalkan komentar bearishnya.

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *