AUDUSD Bearish Dibebani Risk Off dan Data Suram China

Daftar Indodax

Pasangan mata uang AUDUSD bearish cukup dalam pada analisa hari ini dengan penurunan 0,33% menuju 0,7720. Mata uang Dolar Australia menerima tekanan ketika sentimen risiko lemah dan diperparah dengan data China yang mengecewakan. Tidak heran jika para pembeli semakin menjauh dari memilih membeli Dolar AS.

China merilis data mengenai produk domestik bruto dengan hasil penurunan cukup dalam. Data dalam tahun ke tahun masih rendah pada 1,5% dari prediksi awal yang berada di 2,6%. Walaupun masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan laporan sebelumnya pada 0,6%. Signal forex hari ini juga datang ketika data produksi industri yang anjlok tajam ke 14,1% dari awalnya di 35,1% dan prediksi pada 17,2%.

Beban Risk Off Bagi AUD

Beban risiko yang menyeret AUDUSD bearish hadir ketika hubungan AS dan Rusia memanas setelah pemberlakuan sanksi baru. Sementara itu hari ini akan berlangsung pertemuan antara AS dan Jepang yang membahas permasalahan China. Tentu ini membuat Beijing tidak tinggal diam dan bisa memicu hubungan yang lebih suram lagi.

Pasar masih menaruh kekhawatiran yang mendalam pada penghentian penggunaan vaksin dari J&J. Walaupun jika dinilai tampaknya penghentian itu tidak akan memberikan dampak yang luas untuk AS dan Inggris. Untungnya aksi AUDUSD bearish hari ini masih ditahan oleh optimisme pandemi di Australia. Karena wilayah yang terkena serangan melaporkan tidak ada penambahan kasus lagi.

Beberapa aset global tampak masih berusaha untuk mencari kejelasan arah seperti indeks S&P 500 yang bertahan di puncak tertinggi. Beberapa ekuitas Asia juga positif untuk sesi awal ini. Pergerakan AUDUSD berikutnya mungkin akan mulai mengalihkan perhatian ke data sentimen konsumen AS nanti malam. Kemudian pembicaraan AS-Jepang bagaimanapun akan tetap diperhatikan karena bisa memancing pembaruan arah risiko.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *