USDCHF Turun Ke Lembah Sepekan Karena Dolar AS Dalam Bias Penjualan Menunggu NFP

Daftar Indodax

Pergerakan pasangan mata uang USDCHF kembali mengalami penurunan yang lebih dalam. Permintaan Franc Swiss bullish membawa pasangan terseret menuju ke nilai tukar yang paling rendah dalam sepekan terakhir. Saat sesi pertengahan Eropa hari Kamis ini (2/7) pasangan bergerak di sekitar nilai tukar 0,94 menjelang data utama AS nanti malam.

Sebelumnya pasangan sempat bertahan di sekitar nilai tukar 0,9530 yang merupakan titik paling tinggi dalam dua pekan terakhir yang dibuat hari Selasa kemarin. Sayangnya hari ini Franc Swiss bullish dan mendominasi pergerakan USDCHF. Faktor utama pendukung Franc Swiss kemungkinan datang dari sikap investor yang berhati-hati menjelang data ekonomi utama AS nanti malam. Sehingga menyebabkan aksi penjualan Dolar AS yang cukup kuat.

Pelemahan Dolar AS juga mendapat dukungan dengan adanya bias negatif pada imbal hasil obligasi Treasury AS dalam 10 tahun. Bahkan penguatan aset safe haven Franc Swiss juga tidak menerima pengaruh beberapa nada optimisme global. Pada hari Rabu kemarin data ekonomi AS dan Eropa dilaporkan dengan hasil yang memuaskan dan mendukung risk on. Selain itu ada berita juga mengenai uji coba vaksin pada manusia dengan hasil positif oleh BioNTech Jerman dan Pfizer.

Selain itu banyak yang menilai Franc Swiss bullish disebabkan oleh adanya faktor teknikal pada chart. Sehingga menolak semua nada optimisme yang sempat dibangun oleh pasar sebelumnya. Pergerakan selanjutnya akan sangat menarik perhatian para investor.

Nanti malam data utama AS mengenai ketenagakerjaan NFP akan dirilis lebih awal. Rincian data mengenai pengangguran diprediksi lebih baik menuju ke 12,3% dibandingkan sebelumnya di 13,3%. Kemudian pada bulan Juni diprediksi ada penambahan pekerjaan sampai 3 juta. Data akan terus diawasi bersama berita mengenai pandemi.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *