USDCAD Bullish Pergerakan Selanjutnya Menunggu Arah Dari Sentimen Risiko

Saat pertengahan sesi Asia di hari Kamis ini (28/5) pasangan USDCAD bullish bangkit dari level paling rendah harian. Kenaikan itu membawa pasangan menuju ke nilai tukar 1.3750 karena Dolar Kanada sedang dalam bias penjualan yang kuat. Dolar AS tampaknya mendapatkan banyak keuntungan dengan beberapa masalah yang membebani risiko. Permasalahan AS-China dan juga penurunan harga minyak mentah mendukung kenaikan pasangan.

Mengenai masalah hubungan dua raksasa ekonomi yaitu AS dan China, saat ini pemerintah AS akan segera memberikan pengumuman mengenai sanksi kepada China. Salah satu alasan yang digunakan dalam penerapan sanksi itu adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia yang telah dilakukan oleh China. Dua pelanggaran HAM yaitu Xinjiang dan juga Hong Kong yang memicu kemarahan AS sebagai negara demokrasi paling baik di dunia sampai saat ini.

Walaupun USDCAD bullish saat pertengahan Asia karena risiko berat, saat ini nada risk on masih cukup terlihat. Pasalnya tolak ukur risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun juga mengalami kenaikan menuju ke 0,693%. Nikkei Jepang juga mengalami kenaikan cukup baik sampai 2.15%. Melihat kondisi ini, pelemahan Dolar Kanada tampaknya lebih disebabkan oleh penurunan minyak mentah WTI yang sangat tajam baru-baru ini.

Namun di sisi lain Dolar AS sebenarnya juga dalam tekanan setelah ada ekspektasi dari langkah bank sentral AS. Presiden Fed New York mengatakan bahwa ada peluang pelonggaran kuantitatif lanjutan. 

Langkah itu diambil untuk menghindari risiko pemberlakukan suku bunga negatif. USDCAD bullish saat ini akan ditentukan oleh nada sentimen risiko yang lebih jelas lagi. Mengingat kedua mata uang masih saling tarik ulur. Pembicaraan antara AS-China juga akan terus diawasi.

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *