Pemko Tebing Tinggi Tetap Perhatikan Kesehatan Warga Kurang Mampu

TEBING TINGGI (Sumut) Wikimedan | Pemerintah Kota Tebing Tinggi tetap memperhatikan dan menangani masalah kesehatan warga kurang mampu dan tidak pernah Pemko mengabaikannya begitu saja, setiap dapat laporan dari warga yang memerlukan pasti kita langsung kelapangan.

Hal ini disampaikan Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan melalui Kadis Kesehatan dr.H.Nanang Fitra Aulia Sp.PK menanggapi ada warga kurang mampu bernama Riski Karmana (25) penduduk Bagelen yang diabaikan pelayananan kesehatannya.

dr.H.Nanang Fitra Aulia Sp.PK Jumat malam (11/1) tegas mengatakan bohong kalau ada isu yang mengatakan Rizki Permana tidak memperoleh perhatian, kami dari tim kesehatan bersama petugas Puskesmas dan lurah Bagelen sudah menjenguk Rizki dikediamannya dan langsung kami bawa ke RS. Kumpulan Pane untuk dirawat.

Rizki Permana anak yatim piatu yang tinggal bersama neneknya Sudarti, dari hasil pemeriksaan dilapangan pasien menderita penyakit yang dibawa sejak lahir, seperti seorang kekurangan gizi.

Dari pengakuan neneknya pasien ini baru 4 hari ini tidak mau makan, biasanya makannya lahap dan pergerakannya lincah, tenaganya kuat meski badanya kurus dan kini pasien kita rawat di RSKP Tebing Tinggi untuk pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu Lurah Bagelen Kiki mengatakan keluarga Sudarti ini tetap menjadi perhatian kami dan menerima bantuan PKH (program keluarga sejahtera), dan bantuan beras sejahtera serta terdaftar sebagai pemegang kartu BPJS.

Beberapa waktu lalu juga memperoleh bantuan untuk disabilitas dari Dinas Sosial, namun kini tidak memperoleh lagi, karena bantuan tersebut memang sudah tidak ada lagi dari pusat, ujar bu lurah Kiki.

Nenek pasien Sudarti yang ditemui diruang rawat inap RSKP mengatakan kami sangat berterima kasih kepada Pemko Tebing Tinggi yang sudah banyak memberikan perhatian dengan berbagai bantuan yang diberikan.

Saya memang tidak lapor ke kepling atau lurah tentang kondisi cucuku akhir-akhir ini, tapi tadi pak dr .H.Nanang datang memeriksa keadaannya dan disuruh bawa ke RS, bahkan langsung dijemput ambulan, malu saya lapor, asyik minta bantuan aja, katanya jujur.

Ditanya soal kondisi cucunya setelah mendapatkan perawatan di RSKP, dikatakan makanya sudah banyak lagi seperti semula, dan tenaganya kuat sekali dan lasak dan terpaksa tangannya saya ikat, agar infusnya tidak lepas,katanya

Melalui Antara Sudarti yang sehari-hari sebagai buruh cuci menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota H.Umar Zunaidi Hasibuan dan dr.H.Nanang, bu Lurah serta RSKP yang senantiasa memperhatikan kami, katanya sendu. (RTP)

Kategori : Berita Medan

Komentar
Loading...

Please rate this

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *