Mengenal Asham Kota Emas Penuh Kemakmuran yang Muncul Pada Masa Awal Islam

Daftar Indodax

Mengenal Asham, Kota Emas Penuh Kemakmuran yang Muncul Pada Masa Awal Islam – Arab zaman sekarang memang dikenal sebagai negara yang super kaya. Hal itu tidak terlepas dari banyaknya hasil devisa dari kota-kota besar seperti Mekkah dan Madinah yang ramai dikunjungi. Tak hanya itu, adanya cadangan minyak juga membuat banyak penduduk Arab mendapatkan kemakmuran. Jadi wajar kalau negara ini dijuluki negerinya para Sultan.

Namun sejatinya, kejayaan Arab tak sebatas di masa sekarang saja. Buktinya, di masa lalu ada sebuah kota makmur yang bahkan jadi tambang emas. Kota tersebut adalah Asham daerah yang yang sempat jaya pada masa pra dan awal Islam. Yuk berkenalan dengan kota kuno penuh harta itu, di ulasan di bawah ini.

Asham kota emas yang tak kalah dengan lainnya

Memang kalau bicara mengenai kota emas, mungkin tak telepas dari Atlanis hingga Lemuria. Namun ternyata keberadaan kota emas ternyata juga ada di Arab sana. Dilansir dari laman Sindonews, Asham menjadi salah satu pusat perdagangan dan tambang emas pada masa pra Islam.

Saking makmurnya, kota ini selalu dilewati oleh para kafilah yang lalu lalang berdagang ke Mekkah. Mendengar reputasinya yang luar biasa itu, jadi wajar kalau daerah masa lalu ini dijuluki sebagai kota emas. Asham sendiri sekarang tinggal puing-puing peradaban saja, karena dalam sejarahnya kota ini dihancurkan pada tahun ke-5 Hijriah, sehingga pada masa Islam namanya jarang didengar.

Penemuan banyak peninggalan bersejarah di sana

Sebagai salah satu bekas peradaban yang maju, tentunya banyak puing atau prasasti yang akan ditemui di sana. Nah, begitu pula dengan Asham ini yang ternyata juga meninggalkan banyak prasasti. Di kota yang dulunya juga dikenal dengan nama Mikhlaf Asham ini, telah dilakukan beberapa penggalian dan penelitian arkeologi.

Misalnya pada tahun 1402 H (1982) dan  tahun 1407 H (1987). Dari penelitian tersebut ditemukan beberapa prasasti yang diperkirakan berusia ratusan tahun dan beberapa dekorasi khas peradaban orang-orang kuno. Ada pula bekas-bekas tambang emas yang ditemukan di sana dan membuktikan kalau penduduk zaman dulunya kebanyakan makmur.

Kota penting namun jarang tertulis sejarah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya kalau Asham ini sejatinya salah satu kota penting yang muncul pra dan saat Islam datang. Padahal, Asham pada masa lalu disebut sebagai ibukota Mekkah selatan, dan berperan penting pada perputaran ekonomi di masanya.

Bahkan para peziarah dan kafilah seolah tak pernah absen untuk bersinggah ke daerah itu. Dilansir dari laman Sindonews, sayangnya meskipun memiliki peran vital di masa awal Islam, ternyata Asham jarang ditulis dalam buku-buku dalam buku dan sumber Arab. Adapun beberapa sumber yang menjelaskan mengenai kota ini tidak dilengkapi dengan detail yang merinci.

Bila ada kota emas, maka ada pula yang terkutuk

Masih berhubungan, di Arab sana selain adanya kota emas ternyata ada pula peradaban yang dikutuk. Dia adalah Madain Saleh, sebuah kota kuno yang kini tinggal puing-puing semata. Dilansir dari laman BCC, penduduknya bernama Nabbath yang sempat makmur pada kalanya.

Hingga akhirnya kekaisaran Romawi datang dan membuat kota ini berangsur-angsur mengalami kemunduran dan ditinggalkan. Uniknya orang-orang Arab menganggap kalau puing-puing Madain Saleh tekutuk, karena pada masa Islam, banyak orang-orang Nabbath yang menolak untuk masuk agama Rahmatan Lil Alamin. Oleh sebab itu meskipun banyak puing bersejarah, namun banyak orang yang enggan ke sana.

Kota Asham menjadi salah satu peninggalan yang luar biasa. Menjadi salah satu pusat perdagangan dan tambang emas, pastinya secara langsung atau tidak, juga dipengaruhi perkembangan awal Islam. Namun sayang masih harus dilakukan penelitian  karena banyak misteri dan penemuaan dari kota tua yang satu ini.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *