Mengapa Kita Perlu Menjaga Sistem Imunitas? Ini Alasannya!

Daftar Indodax

Berbicara tentang sistem imunitas, apakah itu ? dan bagaimana cara meningkatkan sistem imunitas atau sistem kekebalan tubuh di era pandemi ? Yuk simak penjelasan berikut ini yah.

Pengertian Sistem Imunitas

Sistem imunitas merupakan sistem pertahanan atau kekebalan tubuh yang memiliki peran dalam mengenali dan menghancurkan benda-benda asing atau sel abnormal yang merugikan tubuh kita. Sistem imunitas kita ini tidak memiliki tempat khusus di tubuh kita dan tidak dikontrol oleh otak.

Sistem imunitas ini berbentuk sel-sel tertentu yang berfungsi sebagai pasukan pertahanan tubuh kita dalam memerangi patogen yang sudah disebutkan di atas tadi, yang berpotensi menyebabkan gangguan pada tubuh kita. Saat Patogen masuk ke tubuh kita, antigen atau molekul yang terletak pada dinding sel bakteri atau lapisan organisme, merangsang sistem imunitas kita untuk menghasilkan antibodi untuk melawan dan melindungi tubuh kita. Nah, sistem imunitas tubuh kita ini berlapis-lapis dan dibagi menjadi dua jenis, pertama, sistem imunitas nonspesifik dan sistem imunitas spesifik.

1. Sistem Imunitas Nonspesifik

Sistem imunitas nonspesifik seringkali disebut juga sebagai pertahanan tubuh bawaan. Disebut pertahanan tubuh bawaan karena sistem imunitas nonspesifik ini merupakan garis utama tubuh yang pertama dalam melawan semua patogen yang masuk ke tubuh kita. Sistem pertahanan tubuh bawaan ini berfungsi untuk mencegah terjadinya peradangan setelah adanya luka atau infeksi pada tubuh kita.

Terus kenapa disebut sebagai sistem imunitas nonspesifik? Itu karena sistem pertahanan pertama tubuh kita ini tidak bisa membedakan patogen yang masuk ke tubuh kita. Semua patogen yang terdeteksi oleh sistem imunitas lapis pertama ini akan dianggap sebagai benda asing yang berpotensi mengganggu tubuh kita. Anggota sistem imunitas nonspesifik tubuh kita ini ada kulit, membran mukosa, sel-sel fagosit, protein antimikroba, dan inflamasi.

Kulit merupakan garis pertahanan pertama tubuh kita karena susunan sel epidermisnya yang sangat rapat, sehingga menyulitkan patogen masuk ke tubuh kita. Kalau patogen berhasil menembus kulit, kita memiliki membran mukosa, sel-sel fagosit, protein antimikroba, dan inflamasi sebagai garis pertahanan kedua tubuh kita.

Mereka berperan sebagai pertahanan kimiawi dan mekanis. Mereka akan mengeluarkan bahan kimia dan, kalau diperlukan, mereka juga bisa memakan patogen yang masuk ke tubuh kita. Kalau kulit kita gatal, bentol-bentol, bengkak, memerah, dan demam, itu merupakan tanda bahwa sedang terjadi perang antara patogen dengan sistem imunitas nonspesifik dalam tubuh kita, temen-temen. Sistem imunitas kita sedang berperang melawan patogen yang berhasil masuk ke tubuh kita.

2. Sistem Imunitas Spesifik

Kalau patogennya ternyata kuat banget dan berhasil menembus pertahanan kedua tubuh kita, patogen ini harus melewati garis pertahanan ketiga tubuh kita, yaitu sistem imunitas spesifik. Anggota sistem imunitas spesifik ini terdiri dari sel limfosit B, limfosit T, makrofag, dan juga antibodi. Mereka ini akan beredar di seluruh tubuh kita untuk mengatasi patogen-patogen yang berhasil masuk ke tubuh kita. Mereka udah kayak tentara yang patroli dan siap berperang di dalam tubuh kita.

 

7 Langkah Sederhana untuk Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh di Era Pandemi

Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir memaksa kita melakukan perubahan dalam segala hal. Salah satunya kebiasaan gaya hidup yang dapat membantu meningkatkan sistem imunitas. Dengan beberapa langkah sederhana, setidaknya sistem pertahanan tubuh kita bisa sedikit lebih kuat menangkal serangan virus. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menjaga imun tubuh agar tetap optimal:

  1. Berhenti Merokok

COVID-19, seperti yang kita semua ketahui merupakan penyakit pernapasan baru yang dapat merusak lapisan kantung udara dalam paru-paru. Pada kasus terparah, virus Corona bisa mempengaruhi sistem pernapasan, hingga pasien membutuhkan ventilator untuk alat bantu bernafas.

Dan mereka dengan penyakit paru menjadi lebih rentan terkena dampak saat infeksi virus terjadi. Jika Anda adalah perokok aktif yang hingga sekarang belum menemukan alasan untuk berhenti, ada baiknya untuk mulai mempertimbangkan perubahan gaya hidup. Berhenti merokok terdengar sangat sederhana, namun dapat membantu menyelamatkan Anda.

Selain itu, perokok aktif maupun perokok pasif yang terpapar asap rokok lebih berisiko tertular COVID-19 karena sistem imunnya lebih lemah dari orang yang bebas dari asap rokok. Rokok disinyalir mengganggu proses migrasi sel imunitas ketika terjadi infeksi di dalam tubuh. Sehingga fungsi sel imunitas juga menurun dalam membentengi tubuh dari virus.

  1. Cukup Tidur

Tidur adalah waktu di mana keajaiban terjadi, karena saat itulah seluruh sistem tubuh direvitalisasi. Dan ketika kita tak mendapatkan tidur berkualitas yang cukup sangat mempengaruhi kesehatan. Menurut penelitian, orang dengan kondisi apnea sleep sangat rentan mengalami masalah memori, gangguan mood, penyakit jantung dan risiko kanker lebih tinggi.

Dr. Michael Ford, seorang dokter layanan perawatan primer di NewYork-Presbyterian Medical Group Hudson Valley sekaligus asisten profesor kedokteran di Weill Cornell Medicine, menyarankan orang untuk tidur 6 – 8 jam setiap malam untuk meningkatkan imunitas tubuh.

  1. Kurangi Stress

Kortisol, hormon stres, dapat mengurangi sistem kekebalan kita. Selain itu, stres juga sangat mempengaruhi kualitas tidur kita. “Ketika Anda cemas dan tidak berhenti memikirkan segala hal yang mengganggu, itu akan mempengaruhi tidur Anda,” kata Dr. Ford. Ketika stres, kita juga cenderung makan makanan yang tidak sehat.

Di saat banyak hal yang terjadi di luar kendali kita seperti saat ini, sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan mengendalikan emosi negatif. Ini adalah cara mudah yang bisa dilakukan agar kekebalan tubuh terjaga.

  1. Rutin Olahraga

Latihan aerobik dikaitkan dengan sistem kekebalan yang tinggi. Tak hanya itu, latihan fisik satu ini juga efektif mengurangi stres dan depresi. Dan orang dengan tubuh bugar berkat aerobik cenderung lebih jarang sakit dibandingkan mereka yang tidak berolahraga secara teratur. Olahraga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, menurunkan tekanan darah, membantu mengontrol berat badan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

  1. Perbanyak Sayur

Sayur, tak perlu dipertanyakan lagi, menyimpan banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap fit. Karena itu, jika Anda ingin meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tidak ada cara lain yang lebih dianjurkan daripada meningkatkan asupan sayuran dan makanan sehat lainnya, seperti daging tanpa lemak atau makanan yang kaya probiotik seperti yogurt dan makanan fermentasi seperti kimchi, miso dan sauerkraut.

  1. Konsumsi Suplemen

Sudah sejak lama Vitamin C digunakan sebagai suplemen untuk meningkatkan imunitas tubuh dan juga daya tahan. Berbagai buah dan sayuran seperti jeruk, stroberi, lemon, paprika merah, kiwi hingga bayam bisa Anda tambahkan ke dalam menu harian karena memiliki kandungan Vitamin C dalam jumlah tinggi.

Tak hanya Vitamin C, tetapi Vitamin B12, Vitamin D, Vitamin B6 dan Zinc terbukti dapat menguatkan sistem imunitas tubuh kita. Nutrisi yang dibutuhkan tubuh tersebut bisa Anda temukan dalam setiap tablet Redoxon. Kandungan-kandungan yang terdapat di suplemen tersebut mampu meningkatkan imunitas. Dengan meningkatnya daya tahan tubuh kita, akan memperkecil peluang untuk terinfeksi virus COVID-19.

Nah, kini sudah tahu kan cara sederhana untuk tingkatkan imunitas tubuh? Pastikan selalu jaga kondisi tubuh, lakukan protokol kesehatan, dan jangan lupa minum Redoxon setiap hari!

Share :