Lucas Leiva Ungkap Firasatnya Tentang Kesuksesan Liverpool di Bawah Klopp

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Lucas Leiva mengakui bisa merasakan kesuksesan akan datang di Liverpool bersama manajer Jurgen Klopp, namun ia tetap memutuskan hengkang ke Lazio di musim panas 2017 lalu. Gelandang asal Brazil tersebut menjadi pahlawan di Anfield setelah 10 tahun merumput di sana.

Lucas Leiva mengatakan ia bisa merasakan kesuksesan akan diraih oleh Liverpool di bawah Jurgen Klopp, namun ia tetap mengambil keputusan untuk hengkang ke Lazio di musim panas 2017 lalu. Ia meninggalkan The Reds setelah menorehkan 346 penampilan atas namanya, akan tetapi hanya sempat merasakan satu trofi saja di Piala Liga 2012 dan bahkan ia tidak tampil di laga final karena cedera.

Selanjutnya LucasLeiva memang membantu Liverpool mencapai final Liga Champions dan Liga Europa akan tetapi masih belum menemui kesuksesan. Namun dalam beberapa tahun terakhir Klopp sukses menghantarkan raksasa Merseyside memenangi UCL, Piala Dunia antar klub dan Premier League.

Namun demikian sang gelandang tidak menyesali keputusannya pindah ke Italia dan pemain 33 tahun tersebut senang karena yang ditinggalkannya selalu ditakdirkan untuk meraih hal yang lebih besar dan lebih baik lagi.

“Saat saya meninggalkan klub saya yakin 100 persenmomen luar biasa akan datang, anda bisa merasakannya,” ujarnya via LFCTV.

“Saya bisa merasakan segala sesuatunya berubah, saya yakin itu akan datang tapi anda tidak pernah tahu kapan karena anda melawan banyak tim-tim bagus, tidak mudah untuk membuat prediksi.

“Namun saya bisa merasakan bahwa Liverpool akan kembali dan memenangkan sesuatu yang penting. Tentu saja Premier League selalu menjadi target utama, setiap musimnya, saya bisa merasakannya.”

Kedatangan Klopp sebagai manajer di Oktober 2015 menjadi titik balik The Reds dan manajer asal Jerman tersebut membantu mereka kembali jadi penantang gelar. Dan pemain asal Brazil tersebut tidak pernah meragukannya.

“Saat ia datang bagi saya itu merupakan awal baru, itu yang saya rasakan perlahan saya mulai lebih memahami keinginannya mengenai bagaimana ia ingin kami bermain, tentu saja saya bermain di posisi yang berbeda,

“Ia adalah manajer hebat untuk saya, dan saya belajar banyak darinya.

“Itulah mengapa kami memiliki hubungan yang luar biasa hingga hari ini karena ia selalu memperlakukan saya dengan rasa hormat dan saya mencoba melakukan hal yang sama.”

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *