Kisah Para Pemuda Indonesia yang Diapresiasi Turki karena Bantu Temukan Cadangan Gas Alam

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Keberhasilan Turki menemukan cadangan energi berupa gas alam terbesar dalam sejarah negara tersebut, ternyata tak lepas dari tangan-tangan ahli tenaga dari Indonesia. Total ada 8 pemuda dari tanah air yang berkontribusi dalam penemuan tersebut. Kesuksesan mereka juga mendapat apresiasi langsung dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Energi seperti gas alam memang menjadi salah satu komoditas terpenting di dunia pada saat ini. Tak heran jika keberhasilan Turki menemukan cadangan tersebut sangat menyita perhatian publik setempat. Terutama berkat tenaga ahli dari pemuda-pemuda Indonesia yang terlibat di dalamnya.

Temuan cadangan energi berupa gas alam terbesar dalam sejarah Turki

Kapal pengeboran Fatih milik Turki yang temukan cadangan gas alam di Laut Hitam [sumber gambar]Penemuan energi berupa cadangan gas alam tersebut dirasakan sangat spesial bagi Turki. Pasalnya, jumlah 320 miliar meter kubik yang ditemukan di sumur Tuna-1 itu dianggap sebagai yang terbesar dalam sejarah Turki. Keberhasilan tersebut bahkan diumumkan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 21 Agustus 2020. Harapannya, cadangan gas alam yang ditemukan bisa digunakan pada tahun 2030 mendatang.

Dibantu oleh tenaga ahli pengeboran asal Indonesia

Para tenaga ahli asal Indonesia yang membantu dari sisi teknis [sumber gambar]Kesuksesan Turki menemukan cadangan gas alam tak lepas dari tenaga-tenaga ahli dari Indonesia. Bersama Kapal Pengebor Fatih yang merupakan kapal pengeboran nasional milik Turki, para pemuda Indonesia yang berjumlah 8 orang itu bahu-membahu bersama tenaga ahli lainnya untuk mengeksplorasi kawasan Laut Hitam hingga menemukan cadangan gas alam tersebut.

Bekerja untuk perusahaan minyak Turki dan melatih tenaga lokal

Para kru pengeboran yang temukan cadangan gas di Laut Hitam [sumber gambar]Salah satu tenaga ahli asal Indonesia, Beni Kusuma Atmaja, mengatakan bahwa selain dipekerjakan oleh Turkiye Petrolery Offshore Technology Center, anak perusahaan Turkiye Petroleri, mereka juga melatih tenaga lokal. “Tak banyak yang berpengalaman di bidang wireline drilling, itulah kenapa kami dipekerjakan di sini dan melatıh tenaga lokal,” ucap Beni yang merupakan alumni Teknik Fisika ITB dalam keterangan resmi KJRI Istanbul yang dikutip dari Republika, Selasa (25/8).

Diapresiasi oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Diapresiasi oleh Presiden Turki Reccep Tayip Erdogan [sumber gambar]Ada 8 orang tenaga ahli pengeboran asal Indonesia yang bekerja di Turkiye Petrolery Offshore Technology Center. Selain Beni, mereka adalah Ravi Mudiatmoko, Bahriansyah Hutabarat, Rifani Hakim, Randyka Komala, Dian Suluh Priambodo, Indra Ari Wibowo, dan Hardiyan. Keberhasilan mereka menemukan cadangan gas alam tersebut juga mendapat apresiasi langsung dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Diberitakan secara luas oleh media-media lokal Turki

Diberitakan oleh media lokal Turki [sumber gambar]Sambutan media Turki terhadap kiprah para tenaga ahli pengeboran asal Indonesia yang membantu negaranya, kemudian -ramai ramai diberitakan secara nasional. Pada salah satu pemberitaannya, mereka menyebut 8 orang Indonesia terlibat dalam penemuan cadangan gas alam di Laut Hitam.

Keberhasilan Turki menemukan cadangan gas alam terbesar berkat tenaga-tenaga ahli dari Indonesia, tentu sangat membanggakan publik di tanah air. Termasuk Konsul Jenderal RI Istanbul Imam As’ari, dirinya mengapresiasi hal tersebut dan menyebutnya sebagai contoh bagi anak muda Indonesia untuk terus berprestasi. Salut ya Sahabat Wikimedan.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *