Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy M51


Wikimedan – Sebagai merk dengan brand awareness paling baik, Samsung memang jarang mengecewakan. Beragam segmen harga pun diembatnya, mulai segmen entry-level dengan Galaxy A01 dan Galaxy A01 Core, kelas tinggi seperti Note20 series, dan ada juga Galaxy M51 yang menawarkan berbagai kelebihan di segmen harga menengah.

HP ini sekaligus menjadi generasi lanjutan dari Galaxy M31 dan Galaxy M31s yang duluan beredar di pasaran. Bagi Anda yang sudah menyukai kapasitas baterai dari seri-seri Galaxy M, pasti menyukai kabar bahwa Galaxy M51 ini berhasil mengalahkan kapasitas baterai para pendahulunya.

Tentu tidak hanya baterainya saja yang menjadi kelebihan utama, Galaxy M51 juga menawarkan sejumlah keunggulan fantastis lainnya. Penasaran? Yuk ketahui kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy M51 berikut ini!

Spesifikasi Samsung Galaxy M51

  • Rilis: September, 2020
  • Layar: Super AMOLED, 1080 x 2340 piksel
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 730G (8 nm)
  • GPU: Adreno 618
  • RAM: 6 GB
  • Memori Internal: 128 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC
  • Kamera Belakang: 64 MP + 12 MP + 5 MP + 5 MP
  • Kamera Depan: 32 MP
  • Baterai: Non-removable Li-Po 7000 mAh

Kelebihan Samsung Galaxy M51

Mampukah Galaxy M51 ini menarik hati para fans Samsung? Yuk cari tahu beberapa kelebihan ponsel di segmen harga menengah ini!

1. Baterai Kapasitas Bongsor

Samsung Galaxy seri M kembali membuktikan ciri khas yang selama ini melekat, yakni baterainya yang besar. Kita sudah sering melihat Galaxy M series menghadirkan baterai sebesar 6.000 mAh. Kali ini, Galaxy M51 melampaui batas dengan kapasitas baterai lebih besar lagi, yakni 7.000 mAh.

Ini adalah besaran kapasitas yang hampir tidak pernah ditemukan pada vendor-vendor lain, terkecuali pada merk tertentu seperti Ulefone atau Blackview.

Kapasitas 7.000 mAh miliknya juga dijamin bisa bertahan sampai dua hari dalam pemakaian normal. Situs BGR.in berkata dalam ulasannya bahwa perangkat bisa bertahan satu setengah hari jika dipakai secara intensif – menonton film berjam-jam, mengambil foto, bermain game, dan sebagainya.

Sebuah YouTuber dengan nama channel Gadgets 4 U juga telah merekam aksi Samsung Galaxy M51 beserta ponsel-ponsel lainnya dalam menjalankan beragam aktivitas.

Terbukti bahwa Samsung Galaxy M51 yang bisa bertahan paling lama. Saat dipakai menonton video, menjalankan game, dan sejumlah kegiatan lainnya, perangkat memiliki daya tahan hingga 11 jam 9 menit.

Ini lebih unggul ketimbang Samsung Galaxy M31s (6.000 mAh) yang menghadirkan waktu pemakaian selama 10 jam 11 menit saja. Artinya, Galaxy M51 ini memang terbukti paling unggul di antara ponsel lainnya dalam hal ketahanan baterai. Anda pun tidak perlu lagi menyiapkan power bank setiap bepergian.

2. Performa Gaming Bertenaga

Samsung senantiasa menyertakan chipset Exynos pada ponsel keluarannya, dan hanya menyediakan versi Snapdragon pada market Amerika Serikat. Samsung Galaxy Note20 series adalah salah satu contohnya. Tapi kali ini, seluruh model Galaxy M51 tersedia dalam versi Snapdragon 730G (8 nm).

Sebagai chipset yang ditujukan untuk ponsel di segmen harga mid-range, Snapdragon 730G ini memang mampu menghadirkan performa gaming yang sangat baik. Penggunaan SoC ini juga merupakan sebuah peningkatan dari Galaxy M31 yang hanya menyertakan Exynos 9611 pada manufaktur 10nm.

Snapdragon 730G didukung oleh konfigurasi CPU octa core yang terdiri dari Kryo 470 Gold berkecepatan 2.2 GHz sebanyak dua buah, serta empat inti Kryo 370 Silver dengan clock speed 1.8 GHz.

Adapun kartu pengolah grafis yang mengiringinya merupakan Adreno 618. Galaxy A51 ini juga dipadankan dengan dua opsi RAM sebesar 6 GB dan 8 GB, serta memori internal 128 GB.

Sebuah perbandingan antara chipset ini dengan Exynos 9611 menyatakan kalau Snapdragon 730G berhasil mendapatkan skor Antutu v8 yang lebih unggul. Sementara SoC ini mendapatkan skor 279.545 poin, Exynos 9611 yang mengotaki Galaxy M31s dan M31 hanya berada di angka 181.394.

Dari sebuah video pengujian yang diunggah Akshay Gaming di YouTube, terlihat bahwa perangkat mampu menjalankan judul-judul berat seperti Asphalt 9, COD M, dan juga PUBG Mobile pada pengaturan maksimal. Ini adalah performa yang terbilang handal untuk kelas harga yang ditawarkan Galaxy M51.

3. Kemampuan Fast Charging 25W

Satu masalah yang dihadapi para pengguna ponsel dengan baterai besar, adalah waktu pengecasannya yang luar biasa memakan waktu. Tapi masalah ini bisa cukup teratasi berkat kehadiran fast charging 25 W yang dihadirkannya.

Dengan fast charging ini, baterai super jumbo yang tersemat di HP ini tidak membutuhkan waktu selama itu untuk terisi hingga penuh. Samsung mengklaim kalau perangkat bisa dicas dari kosong hingga 100% dalam waktu 2 jam saja. Apa benar demikian?

Ternyata klaim tersebut memang terbukti. Menurut video yang diunggah Tech Updates, hanya diperlukan waktu 1 jam 54 menit saja. Sementara saat dicas selama 1 jam, baterainya menunjukkan angka 63%. Sebuah kemampuan fast charging yang unggul. Apalagi, durasi cepat pengecasan ini dipadankan dengan baterai super jumbo.

4. Ada Fitur NFC

Ketimbang vendor-vendor lain, Samsung terbilang salah satu yang paling sering menghadirkan fitur NFC untuk produk-produk yang dipasarkan di Indonesia, tak terkecuali pada Samsung Galaxy M51.

Sebuah kelebihan yang layak dihargai, karena beberapa merk HP lain seperti Xiaomi, OPPO, dan Realme terkadang menghilangkan fitur NFC di Indonesia (pengecualian untuk Realme 7 series). Sebelumnya Galaxy M31s hanya menyediakan NFC pada pasar tertentu saja, kini fitur NFC pada Galaxy M51 tersedia untuk semua modelnya.

Dengan menghadirkan NFC pada Samsung Galaxy M51, perangkat pun bisa dipakai untuk mengecek ataupun mengisi saldo pada kartu eMoney dan eToll dengan praktis – hanya dengan menempelkan kartu pada bodi HP.

5. Super AMOLED Berkualitas

Nah, ini dia salah satu kelebihan paling menarik dari Galaxy M51. Selain dari baterainya yang besar, Galaxy M series juga punya kecenderungan untuk membawa layar Super AMOLED.

Galaxy M51 menghadirkan panel ini dengan ukuran bentang layar 6,7 inci pada resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel). Layar juga disuguhi rasio aspek sebesar 20:9 dan juga kerapatan piksel hingga 385 ppi.

Kualitas layar pada ponsel Samsung ini juga salah satu yang terbaik, dengan pencahayaan yang terang saat berada di bawah matahari dan juga reproduksi warna yang cukup akurat.

Terlebih lagi, Super AMOLED ini menghadirkan warna hitam sesungguhnya agar HP lebih hemat daya dan menghadirkan kontras warna yang lebih maksimal. Layar dari Galaxy M51 juga mendukung HDR supaya pengguna bisa menonton video YouTube pada settingan HDR.

Untuk menunjang hobi muda-mudi yang gemar menonton film dan drama, tersedia juga sertifikasi Widevine L1 untuk menonton Netflix secara HD.

6. Dapat Berfungsi sebagai Power Bank

Samsung Galaxy M51 sebagai ponsel dengan kapasitas baterai yang besar dapat digunakan untuk mengecas HP ataupun perangkat lainnya dengan menggunakan OTG. Fitur ini dinamakan reverse charging, fitur pengecasan yang berlanjut dari generasi sebelumnya, yakni Samsung Galaxy M31.

Reverse charging ini memang cocok dihadirkan pada ponsel dengan baterai besar, dan akan sangat berguna bagi mereka yang menggunakan earphone nirkabel saat bepergian keluar rumah. Dan bagusnya lagi, sudah tersedia kabel OTG USB tipe-C ke USB tipe-C dalam boks pembelian.

7. Quad Camera yang Cukup Oke

Kehadiran Galaxy M51 memang banyak menyita perhatian orang dengan baterainya yang besar, dan kini waktunya masyarakat mengetahui seberapa baik performa HP ini dalam menghadirkan hasil foto berkualitas.

Pertama-tama, mari ketahui dulu sisi teknis dari kameranya. Galaxy M51 ini menyertakan empat buah lensa dengan resolusi utama sebesar 64 MP, menghadirkan ukuran sensor 1/1.73 inci.

Ada juga lensa ultra lebar dengan resolusi 12 MP yang mampu mengambil foto dengan sudut keluasan 123 derajat. Sisanya adalah satu lensa makro dan satu lensa depth yang masing-masing memiliki resolusi 5 MP.

Untuk melakukan perekaman video, tersedia opsi UHD 4K pada kualitas 30 FPS dan juga fitur slow motion menggunakan frame rate 240 FPS.

Dilihat-lihat dari spesifikasi teknisnya, nampaknya Samsung Galaxy M51 tidak membawa peningkatan kamera ketimbang Galaxy M31s, karena jumlah, fungsi, dan resolusi keempat kamera belakangnya masih sama.

Selain menghadirkan kualitas yang bagus dengan tingkat ketajaman yang baik dan detil yang terjaga, Galaxy M51 juga membawa sejumlah fitur menarik dari segi software-nya. Anda pun dapat menikmati fitur Single Take untuk mengambil foto dan video dalam sekali rekam. ‘

Ini adalah fitur yang diperkenalkan pada Galaxy S20 series, dan bisa digunakan untuk merekam selama beberapa detik supaya HP bisa menampilkan beragam pilihan foto dan video dalam versi yang berbeda-beda.

Kekurangan Samsung Galaxy M51

Dengan sejumlah kelebihan Samsung Galaxy M51, Anda juga perlu mengetahui kekurangannya sebelum menentukan pilihan, seperti yang di bawah ini.

1. Bobot Cukup Berat

Punya baterai besar nampaknya tidak sepenuhnya bagus, karena hal ini menjadikan perangkat memiliki bobot yang tidak ringan untuk pemakaian sehari-hari. Ya, Samsung Galaxy M51 sendiri memiliki berat sebesar 213 gram dengan ketebalan bodi mencapai 9,5 mm.

Berat ini meningkat 10 gram dibandingkan dengan Galaxy M31s yang seberat 203 gram. Jika ingin mendapatkan kenyamanan yang maksimal saat menggenggam HP, sebaiknya pilih perangkat yang beratnya masih di bawah 200 gram.

Dengan ukuran Galaxy M51 yang besar ini, tangan Anda mungkin bisa lebih cepat lelah terutama saat menggenggam HP ini dengan durasi cukup panjang. Ini memang kekurangan yang tidak dapat dihindari untuk HP dengan baterai super besar.

2. Tidak Ada Refresh Rate 90 Hz

Jika Anda menginginkan pengalaman scrolling HP yang lebih mulus, beberapa perangkat dari segmen harga mid-range sudah banyak yang dilengkapi fitur refresh rate tinggi, contohnya seperti keluarga Realme seri angka.

Laju penyegaran 90 Hz umumnya berguna untuk meningkatkan pergerakan layar agar terlihat lebih smooth dan licin, baik itu saat menonton video ataupun bermain game.

Samsung Galaxy M51 rupanya hanya menyertakan laju penyegaran 60 Hz biasa pada layarnya. Mungkin beberapa dari Anda penasaran dengan refresh rate tinggi, dan Galaxy M51 sayangnya tidak akan mampu menjawab rasa penasaran Anda. Walau begitu, layar ponsel ini sudah cukup menawarkan pengalaman menonton yang baik dengan panel Super AMOLED-nya.

3. Desain Bodi Biasa Saja

Kekurangan satu ini lebih tergantung pada preferensi pengguna. Sedari dulu, Samsung memang jarang memberikan desain bodi belakang yang bercorak ataupun mencolok.

Samsung Galaxy M51 ini juga rupanya memiliki tampilan yang hampir sama dengan generasi pendahulunya, yakni Samsung Galaxy M31. Bedanya hanya terletak pada pilihan warna, desain poni, dan letak sensor sidik jari.

Samsung Galaxy M51 ini lebih mirip Galaxy M31s sebenarnya, karena sama-sama menampilkan sensor sidik jari di samping (menyatu dengan tombol Power), sehingga bagian bodi belakang terlihat lebih bersih. Hanya saja, M31s lebih unggul dari sisi artistik karena menghadirkan corak gradasi dua warna.

Untuk Galaxy M51 sendiri, Anda hanya dapat memilih antara dua varian saja, yakni Celestial Black dan Electric Blue. Kedua desain bodi ini sebenarnya cukup atraktif, hanya saja bagi Anda yang menginginkan desain bodi yang flashy dan tidak plain, mungkin perlu menambahkan casing.

Simpulan

Sebagai generasi penerus M31 dan M31s, wajar saja kalau perangkat ini menawarkan spesifikasi lebih unggul. Tapi yang menarik, hanya segelintir orang yang menyangka kalau baterai 6000 mAh pada M31 series rupanya masih bisa ditingkatkan lagi. Dengan membawa baterai 7.000 mAh, Galaxy M51 memasuki deretan teratas dari segi ketahanan baterai.

Ini tentu sebuah penawaran yang sangat menarik, terlebih dari kualitas layarnya yang sudah menghadirkan panel Super AMOLED dan juga chipset Snapdragon 730G yang performanya sangat baik untuk bermain game.

Samsung Galaxy M51 ini sendiri baru tersedia di India saat artikel ini pertama kali terbit, dan belum diketahui harga resminya kalau memang masuk ke Indonesia nanti. Menurut Gadgets NDTV, Samsung Galaxy M51 dibanderol dengan harga 24.999 rupee atau sekitar Rp5 jutaan untuk varian RAM 6 GB.

Komentar
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *