Disorot karena Gugat Menkumham Yasonna Laoly, Inilah 5 Gurita Bisnis Milik Tommy Soeharto

Daftar Indodax

Lama tak terdengar sosoknya, Hutomo Mandala Putra Soeharto atau dikenal sebagai Tommy Soeharto dikabarkan menggugat Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait pengesahan kepengurusan Muchdi PR dalam internal Partai Berkarya. Tommy yang kini terjun ke dunia politik, juga sempat dikenal sebagai seorang pengusaha.

Salah satu bisnis milik Tommy yang paling legendaris adalah PT Humpuss, sebuah perusahaan induk yang menaungi banyak anak usaha di berbagai bidang. Selain Humpuss, masih ada beberapa bisnis miliknya yang tersebar di Indonesia. Selengkapnya? Simak ulasan Wikimedan berikut ini.

Sirkuit Sentul yang dimiliki oleh Tommy lewat PT Sarana Sirkuitindo Utama

Sirkuit Sentul Indonesia [sumber gambar]

Sirkuit Sentul yang legendaris tersebut ternyata dimiliki oleh Tommy Soeharto lewat kepemilikan sahamnya di PT Sarana Sirkuitindo Utama. Pada awalnya, arena balap ini dibangun demi mewujudkan visi Tommy yang ingin membangun olahraga balap nasional Di mana dirinya saat itu tengah menjabat sebagai Ketua Umum PB Ikatan Motor Indonesia pada tahun 1986.

Jaringan Hotel Lorin yang tersebar di beberapa tempat di Indonesia

Tommy Soeharto saat peresmian Syariah Hotel Solo [sumber gambar]

Bisnis perhotelan juga dimasuki oleh Tommy lewat PT Lor Internasional Hotel yang menggarap segmen terbawah hingga bintang 5. Jaringan hotel yang dikelola perusahaan tersebut tersebar di beberapa wilayah seperti Hotel Solo, Hotel Amantis Demak, Hotel Noormans Semarang, dan Loji Hotel Solo, Lorin Sentul, Lorin Solo, Lorin Belitung, Lorin Kuta, hingga Syariah Hotel Solo.

Merambah bisnis ritel dengan bendera Super Grosir Goro

Tommy Soeharto saat menghadiri grand opening Goro [sumber gambar]

Berlanjut ke bisnis lainnya, Tommy Soeharto juga merambah usaha di bidang grosir dengan mendirikan super grosir Goro. Pengelolaannya berada di bawah kendali PT Berkarya Makmur Sejahtera, di mana Tommy bertindak selaku komisaris utama. Ekspansi bisnis Goro tersebar di beberapa lokasi seperti Wonosobo, Surabaya, Bandung, Cibubur, dan Papua.

Proyek properti mulai dari padang golf hingga hunian mewah

Gandeng investor asal Abu Dhabi untuk membangun proyek properti berupa perumahan [sumber gambar]

Selain mengelola Goro, PT Berkarya Makmur Sejahtera juga bakal mengelola proyek properti berupa satu juta rumah setiap tahunnya dengan nilai investasi awal sebesar $5 miliar. Tak sendiri, Tommy menggandeng konglomerasi asal Abu Dhabi, Bin Zayed Group untuk bekerja sama. Selain itu, Tommy juga mengembangkan bisnis properti kelas atas Black Rock Golf and Resort di Kawasan Pariwisata Tanjung Tinggi, Kabupaten Belitung.

PT Humpuss yang menaungi beberapa anak usaha di berbagai bidang

Tommy Soeharto dikenal sebagai pengusaha sukses lewat Humpuss [sumber gambar]

PT Humpuss bisa dibilang merupakan perusahaan induk milik Tommy karena menaungi beberapa perusahaan di bawahnya. Didirikan sejak tahun 1984, Humpuss bergerak di beberapa bidang seperti distribusi migas, pertanian, properti, aset manajemen, bahan kimia, pelayaran, pertambangan, hingga layanan penyewaan pesawat charter. Tommy sendiri bertindak sebagai Komisaris Utama di PT Humpuss.

BACA JUGA: Masih Ingat dengan Sosok Tommy Soeharto? Begini Kabarnya Sekarang

Selain bisnis-bisnis di atas, Tommy juga pernah mengelola proyek mobil nasional Timor yang diluncurkan oleh pemerintah lewat PT Timor Putra Nasional. Sempat beberapa tahun berkibar, bisnis di bidang otomotif ini akhirnya harus gulung tikar seiring dengan lengsernya Soeharto pada 1998 silam.

Komentar
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *