Inilah 5 Cara Mengatasi Flashdisk Minta Format Tanpa Ribet

Daftar Indodax

Flashdisk adalah barang yang berguna sebagai medium penyimpanan data yang praktis. Bentuknya yang kecil memudahkan Anda untuk membawanya ke mana-mana. Selain itu, flashdisk juga berfungsi untuk menjaga backup-an file untuk jaga-jaga jika file di PC hilang.

Tapi tetap harus hati-hati – jangan pernah menyimpan file penting di flashdisk tanpa membuat cadangannya di tempat lain. Kalau flashdisk hilang atau rusak kan Anda juga yang repot.

Ditambah lagi, flashdisk tidak jarang pula menjadi eror dan membuat pusing pemiliknya. Contohnya seperti meminta format saat dicolokkan ke PC yang mana hal ini akan menghilangkan semua data di dalamnya. Jika tidak mau data terhapus, Anda bisa menyimak cara mengatasi flashdisk minta format pada artikel ini.

Mengapa Flashdisk Minta Diformat?

Barangkali Anda penasaran mengapa flashdisk tiba-tiba minta diformat padahal sebelumnya normal-normal saja. Supaya hal ini tidak terjadi lagi, Anda bisa mengetahui beberapa alasan penyebab masalah ini sebagai berikut.

1. File System Tidak Dikenali

Salah satu alasan mengapa flashdisk minta diformat adalah karena flashdisk Anda memiliki format sistem yang tidak dikenali oleh PC Anda. Hal ini erat hubungannya dengan sistem operasi yang digunakan. Microsoft Windows umumnya mendukung tiga format yang berbeda yakni NTFS (New Technology File System), FAT32 (File Allocation Table 32), dan exFAT (versi FAT32 yang lebih unggul).

Apakah Anda pernah meminjamkan flashdisk pada teman yang menggunakan Linux? Bisa jadi flashdisk Anda telah diformat ke ext2 atau ext3 yang memang kompatibel dengan operating sistem tersebut. Sehingga saat dikembalikan, Anda yang menggunakan Windows pun kewalahan karena ext2 dan ext3 tidak dapat dikenali di sistem operasi ini.

2. Proses Pemindahan File Terganggu

cara-mengatasi-flashdisk-minta-format

Sebaiknya ketika sebuah file sedang melalui proses modifikasi (dipindahkan, disalin, atau disimpan), jangan biarkan proses ini terganggu. Karena, hal ini dapat memicu hilangnya data atau membuat file tersebut menjadi korup.

Pada kasus tertentu, saat PC mati mendadak ketika flashdisk sedang mentransfer data, file systemnya akan berubah menjadi RAW. Hal yang sama juga bisa terjadi pada flashdisk yang dicabut mendadak.

Dalam kondisi ini, semua data pada flashdisk tidak dapat diakses dan saat melihat menu Properties, ukuran file di dalamnya terlihat sebagai 0 byte – Anda pun akan diminta untuk melakukan format.

3. Kena Virus

kena-virus

Tidak hanya flashdisk, perangkat keras mana pun yang terjangkiti oleh virus akan mengalami variasi masalah yang beragam. Ada yang PC-nya tidak bisa terkoneksi ke WiFi, muncul iklan terus-menerus, dan sebagainya.

Dalam kasus ini, bisa jadi flashdisk Anda tidak dapat diakses karena terkena virus dari file yang Anda unduh di internet. Virus dapat menjangkiti PC atau flashdisk Anda dengan berbagai cara, melalui instalasi aplikasi dari sumber yang mencurigakan, terinfeksi dari flashdisk lain, atau karena file attachment yang diunduh mengandung virus.

Cara Mengatasi Flashdisk Minta Format

Setelah mengetahui berbagai alasan tadi, sekarang saatnya Anda mengatasi flashdisk yang terus-terusan minta diformat. Beberapa cara yang Carisinyal rangkum akan diurut dari tingkat kesulitan terendah hingga tersulit.

1. Colokkan Flashdisk pada Port USB Lain

cara-mengatasi-flashdisk-minta-format-dengan-coba-port-lain

Kemampuan PC atau laptop dalam mendeteksi perangkat USB ditentukan dari driver. Driver adalah sekumpulan file yang bisa diinstal agar sistem operasi dapat mengenali dan berinteraksi dengan perangkat keras seperti printer, card reader, modem, dan USB flashdisk.

Jadi saat flashdisk meminta diformat, bisa jadi karena ada kesalahan pada instalasi driver. Hal ini bisa menyebabkan salah satu port USB pada PC mendeteksi flashdisk sebagai RAW. Oleh karena itu, cobalah untuk colokkan flashdisk pada port USB yang lain. Jika flashdisk masih minta format, cobalah cara-cara selanjutnya.

2. Restart PC

cara-mengatasi-flashdisk-minta-format-dengan-restart

Jika flashdisk dicolokkan pada PC yang sudah lama tidak dimatikan, bisa jadi terdapat eror yang menyulitkan PC untuk mengenali flashdisk dengan baik.

PC yang telah dipakai seharian tanpa henti bisa jadi mengandung banyak file-file sementara yang tidak diperlukan dan menghambat kinerja. Saat di-restart, file-file ini akan hilang dari RAM dan PC pun bisa menyala kembali dengan keadaan yang “fresh” – mungkin cara ini bisa membuat flashdisk Anda terdeteksi dengan normal.

3. Colokkan Flashdisk ke PC Lain

cara-mengatasi-flashdisk-minta-format-pc-lain

PC yang berbeda tentu memiliki kondisi yang berbeda pula. Tidak jarang dua komputer dengan sistem operasi serupa memiliki kecepatan dan kemampuan yang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh jenis dan jumlah aplikasi yang terinstal serta seberapa sering dilakukan perawatan Windows Registry.

Jadi, bukan tidak mungkin PC lain dapat mendeteksi flashdisk Anda dengan normal. Jika berhasil, Anda bisa langsung melakukan backup pada file penting. Tandanya, masalah terletak pada komputer Anda.

4. Lakukan Pengecekkan Flashdisk Melalui CMD

cmd

Ada lagi cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi flashdisk minta format, meski agak sulit bagi orang yang tidak terbiasa mengoperasikan Command Prompt. Anda bisa menggunakan perintah chkdsk untuk mengecek integritas pada file system flashdisk dan memperbaiki beberapa kerusakan.

Bukalah Command Prompt melalui kolom pencarian Windows pada kiri bawah. Ketikkan “cmd” dan pilih menu Run as administrator. Kemudian, ketikkan “chkdsk d:/f” pada Command Prompt. Jangan lupa ganti huruf “d” tadi dengan partisi flashdisk yang bermasalah. Lalu, tekan Enter dan tunggu sampai proses pengecekan berhasil.

5. Gunakan Aplikasi Pengambilan Data

aplikasi-recovery-data

Jika cara-cara di atas masih belum bisa memperbaiki flashdisk yang minta format, setidaknya Anda bisa mencoba untuk menyelamatkan data-data di dalamnya sebelum melakukan format.

Anda bisa menggunakan aplikasi ketiga seperti MiniTool Power Data Recovery yang mampu mengambil file di flashdisk yang file systemnya terdeteksi sebagai RAW.

Menggunakannya pun sangat mudah. Pertama, kunjungi laman MiniTool (www.minitool.com) kemudian klik pada menu Download. Kemudian, scroll ke bawah sampai menemukan bagian MiniTool Data Recovery.

Pilihlah Power Data Recovery 8.7 Free – aplikasi ini sudah full version dan gratis. Tapi fiturnya cukup terbatas yakni hanya bisa menyelamatkan file dengan ukuran paling besar 1 GB. Cocok untuk Anda yang hanya ingin mengambil data penting seperti dokumen pekerjaan atau skripsi.

Buka file instalasi tersebut dan ikuti instruksi pada layar hingga selesai. Proses instalasi akan mendownload file tambahan yang tidak begitu besar. Jika sudah terinstal, klik tombol Start Now.

Pada jendela yang terbuka, pilihlah menu Removable Disk dan pilihlah nama flashdisk Anda. Kemudian klik tombol Scan. Tunggu sampai aplikasi ini mendeteksi file-file yang ingin Anda selamatkan, lakukan select pada file tersebut dan klik tombol Save – simpan file pada lokasi yang aman. Begitu data penting sudah aman barulah Anda bisa lakukan format pada flashdisk.

Itulah tadi beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi flashdisk minta format. Untuk ke depannya, disarankan lebih berhati-hati dalam memperlakukan flashdisk.

Selalu lakukan safely remove hardware, tunggu sampai proses copy selesai sebelum dicabut, hanya download aplikasi dari sumber terpercaya, dan sebagainya. Lalu, buatlah backup pada file penting dengan menguploadnya ke media penyimpanan berbasis awan seperti Google Drive dan MEGA.

Oh iya, selain tip soal flashdisk, kami juga punya beberapa rekomendasi flashdisk yang bagus, silakan cek artikel 10 Merk Flashdisk Terbaik dan Paling Bagus saat ini.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *