Drakor Racket Boys Dianggap Lecehkan Indonesia, Netizen +62 Kompak Protes ke SBS

Daftar Indodax

Drakor Racket Boys Dianggap Lecehkan Indonesia, Netizen +62 Kompak Protes ke SBS – Drama Racket Boys belakangan ini jadi viral, bukan karena ceritanya atau para pemainnya, melainkan karena kontroversinya. Hal itu bermula saat rilisnya episode lima, diceritakan jika team Korea melakukan pertandingan bulu tangkis di Indonesia. Awalnya para netizen senang, karena drama Korea melibatkan Indonesia dalam cerita mereka. Sayangnya, rasa senang tersebut berubah jadi kekecewaan karena Indonesia digambarkan dengan begitu buruk.

Padahal selama ini, Indonesia kerap menjadi korban dalam permainan bulu tangkis. Seperti pada kasus yang terjadi pada bulan Maret kemarin, di mana Indonesia dipaksa mundur dari  All England 2021, dengan alasan para pemain Indonesia sempat satu pesawat dengan penumpang yang positif Covid-19. Padahal para pemain juga sudah mendapatkan dua kali vaksin dan pemeriksaan swab. Kesenjangan tersebut tentu membuat kecewa, namun yang diceritakan dalam drama Racket Boys justru sebaliknya, Indonesia yang bersikap tidak adil dan banyak citra buruk lainnya.

Awal mula munculnya keributan

Pastinya tak akan ada asap jika tidak ada api, netizen Indonesia sendiri tak akan bikin kegaduhan jika drama Korea Racket Boys tidak menyentil perasaan masyarakat Indonesia sebagai penggemar Drakor.  Hal itu bermula di episode 5, diceritakan tokoh utama, Han Se Yoon yang merupakan pemain perwakilan Korea Selatan, sedang ada pertandingan di Indonesia.

Pelatih Han Se Yoon mengatakan, jika pihak panitia Indonesia sengaja memberikan hotel dengan kualitas buruk pada team Korea. Tak hanya itu, Indonesia terus digambarkan dengan citra buruk, seperti melakukan segala cara untuk bisa mengalahkan pihak Korea. Bahkan ketika Han Se Yoon berhasil menjadi pemenang, para supporter Indonesia lantas meneriaki dan mengejeknya. Alhasil, episode lima drama tersebut pun menuai rasa emosi para penonton Indonesia.

Pihak SBS minta maaf

Sejak episode lima dari drama Racket Boys tayang, para netizen Indonesia pun berbondong-bondong ‘bersilahturahmi’ ke akun Instagram SBS, stasiun televisi yang menayangkan drama tersebut. Mereka menuangkan rasa kecewa pada drama keluaran SBS yang dianggap rasis. Netizen Indonesia juga menunggu pihak SBS untuk memberikan klarifikasi juga meminta maaf.

Menanggapi kemarahan masyarakat Indonesia, pihak SBS pun segera memberikan klarifikasi dan juga meminta maaf seperti keinginan netizen Indonesia. Namun sayangnya, Indonesia menganggap jika permintaan itu tidak pantas, karena SBS hanya mengunggah permintaan maaf di salah satu postingan Instagram. Akibatnya, netizen Indonesia pun masih melanjutkan aksi serangan mereka.

Dampak keributan netizen Indonesia

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan pecinta drama dan K-Pop terbanyak. Jadi tak heran jika mereka memiliki pengaruh yang cukup luar biasa. Akibat dari kemarahan netizen Indonesia, rating Racket Boys pun langsung hancur di situs IMDb.

Terpantau sejak tanggal 20 Juni, drama tersebut memiliki rating 1,5 dari 10. Tak sampai di sana, netizen Indonesia pun dengan menggebu menuliskan komentar yang buruk tentang drama yang dibintangi oleh Kim Sang Kyung tersebut. Dari kejadian tersebut, netizen Indonesia memang terbukti beringas.

Bukan yang pertama kali

Kejadian penyerangan melalui media sosial memang bukan pertama kali dilakukan netizen Indonesia pada pihak Korea. Sebelumnya, drama World of Married juga pernah memancing kemarahan masyarakat Indonesia. Bedanya, dalam drama tersebut sebenarnya tidak ada sesuatu yang salah, melainkan kebaperan netizen yang kelewat batas.

Karena baper tersebut, tak sedikit dari mereka yang menyerang akun artis Han So Hee, selaku pemeran pelakor. Alhasil, Han So Hee sempat merasa tertekan. Dia tak menyangka jika hanya karena sebuah peran, dia sampai menjadi sasaran bulan-bulanan netizen Indonesia.

Itulah sedikit ulasan tentang drama Racket Boys dan segala kegaduhannya. Tersinggung karena adegan yang dianggap melecehkan Indonesia memang wajar, namun sebaiknya netizen Indonesia tetap menjaga image sebagai negara yang santun. Semoga lebih bisa bijak dalam berkomentar.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *