Bupati Aceh Tamiang Ajak Warga Matang Seping Beramar Ma’ruf Nahyi Munkar

Pasang Iklan Disini

ACEH TAMIANG Wikimedan | Bupati Aceh Tamiang Mursil, SH., M.Kn. beserta jajarannya di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan Safari Maghrib ke Masjid At-Taqwa kampung Matang Seping Kecamatan Banda Mulia, Selasa (18/06/19).

Safari Maghrib adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam menegakkan Syi’ar Islam di Bumi Muda Sedia. Bupati beserta rombongan tiba sekira pukul 18.00 WIB dan disambut langsung unsur Camat beserta Forkopimcam dan seluruh masyarakat sekitar.

Bupati Mursil dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Safari Maghrib ini, bagian dari kegiatan silaturrahmi antara Kepala Daerah dan masyarakat. Bupati mengharapkan hubungan silaturrahmi ini dapat dijaga bersama.

“Safari Maghrib di sini, dilaksanakan karena Kecamatan Banda Mulia letaknya agak jauh dari ibukota, sedangkan kecamatan yang dekat dengan pusat pemerintahan akan dilaksanakan Safari Shubuh”, ungkapnya.

Bupati juga menambahkan dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan program Ba’da Maghrib Mengaji.

Seperti yang selalu diserukan Bupati Mursil dalam safarinya ke setiap kecamatan, ia mengajak seluruh masyarakat setempat untuk memakmurkan masjid serta menegakkan Amal Ma’ruf Nahyi Munkar.Karena ungkapnya, dengan cara seperti ini kita bisa mencegah murka Allah serta mengharapkan rahmatNya bagi Bumi Muda Sedia. Bupati juga menyampaikan beberapa program pembangunan yang telah di Kecamatan Banda Mulia.

Dalam Safari Maghrib tersebut, menghadirkan penceramah Ustadz Ali Yahya. Dalam kesempatan tersebut Ustadz Ali memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten khususnya kepada Bupati atas terlaksananya Safari Maghrib dan Safari Shubuh ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Semenjak awal berdiri Kabupaten Aceh Tamiang, baru masa ini ada pelaksanaan Safari Shubuh dan Safari Maghrib, mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan seterusnya”, ungkap Ustadz Ali.

Dalam ceramah singkat Ustadz Ali menyampaikan, bahwa hari ini aqidah dan akhlaq pemuda sudah sangat rendah, tidak ada filternya lagi. Ia meminta kepada segenap hadirin untuk terus menjaga dan bersama-sama generasi penerus kita.(ABS)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *