Wawasan Kebangsaan, Babinsa Sasar Pemuda Wilayah Binaan

BOYOLALI (Jawa Tengah) Wikimedan | Bati Tuud Koramil 03/Mojosongo Kodim 0724/Boyolali Pelda Edy Suwarsidi memberikan ceramah Bela Negara dalam rangka kemah kebangsaan nusantara kepada pemuda wilayah binaannya dilapangan Desa Brajan, Kec. Mojosongo, Kab Boyolali, Minggu (26/01/2020).

Kemah Kebangsaan mendorong dan memupuk kegiatan pemuda berorientasi pada semangat kebersamaan di tengah keberagaman. Kegiatan ini menciptakan ruang-ruang kreatif yang lebih banyak memberikan peluang bagi para pemuda untuk berperan di dalamnya.
Peserta yang di sasar merupakan kaum milenial, karena untuk menanamkan kepedulian terhadap keberlangsungan bangsa perlu ditanamkan sedini mungkin.

Selain materi kebangsaan, peserta kemah kebangsaan nusantara ini juga diberikan materi berupa pembangunan karakter, pembinaan mental dan fisik, baris berbaris, kedisiplinan dan kekompakkan, serta materi bela negara.

Bati Tuud Koramil 03/Mojosongo Pelda Edy Suwarsidi mengatakan Kegiatan dua hari yang dihadiri sekitar 120 pemuda ini bertujuan mendidik pemuda hidup mandiri dan survive, termasuk menanamkan jiwa nasional isme serta semangat kebangsaan terhadap generasi penerus bangsa. “Jauhi narkoka dan barang haram lainnya. Masa muda harus lebih banyak diisi dengan kegiatan dan aktifitas positif, kreatif dan produktif,” Ucap Bati Tuud.

Lanjut, Pelda Edy Suwarsidi berharap setelah pelaksanakan kegiatan ini, dapat terbentuk karakter generasi muda bangsa yang memiliki kecerdasan tinggi, pengetahuan luas, beriman dan bertakwa, serta memiliki kepribadian sesuai jati diri dan karakter Bangsa Indonesia,
Kegiatan ini dapat memotivasi diri untuk selalu berbuat yang lebih baik dalam pergaulan di tengah-tengah masyarakat.

Dalam arus teknologi dan informasi yang perkembangannya sangat pesat, segala informasi atau budaya dari luar dapat mempengaruhi generasi muda. Oleh karena itu diperlukan pendidikan dan penanaman karakter sejak dini melalui penerapan nilai-nilai keteladanan yang berakar pada agama, budaya, kewarganegaraan dan budi pekerti.

Karena itu, menanamkan nilai-nilai positif yang dapat menjadi acuan sikap generasi muda agar mampu mengenali, memahami dan memberikan apresiasi terhadap keanekaragaman budaya. Kegiatan ini sebagai proses persemaian Wawasan Kebangsaan serta menumbuh kembangkan karakter dan jatidiri para pemuda.(Agus. K./AfGans)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *