Waspada! Ini 5 Sakit Perut yang Tidak Boleh Disepelekan

Tidak sedikit orang yang mengabaikan gejala sakit perut yang datang tiba-tiba. Memang, hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, dari masalah sepele hingga parah. Namun, ada beberapa gejala sakit perut yang menjadi tanda dari masalah kesehatan lain dan tidak boleh disepelekan. Jadi, ciri sakit perut apa yang harus diwaspadai?

Beragam ciri sakit perut yang mesti diwaspadai

1. Sakit yang berkepanjangan

Sakit perut kronis adalah kesakitan yang berulang dan berlangsung selama tiga bulan atau lebih. Sakit perut ini biasanya juga diiringi dengan berbagai gejala seperti diare, sembelit, merasa kenyang hanya dalam beberapa suapan, dan perut kembung. Nah, bila ciri khas sakit perut ini Anda alami, mungkin saja kondisi tersebut disebabkan oleh penyakit  iritasi usus (IBS), intoleransi laktosa, atau gastroparesis. Nah, berbahaya sekali jika mengabaikan sakit perut ini.

Oleh sebab itu, diperlukan untuk konsultasi dengan dokter spesialis gastroenterologi agar penyakit seperti radang usus dapat dihindari dan tentunya mendapatkan diagnosis yang tepat. Setelah mengetahui apa masalahnya, barulah dimulai untuk mengatur pola makan bagi si penderita. 

2. Sakit yang disertai mual dan muntah

Jangan pernah mengabaikan ciri sakit perut seperti ini. Pasalnya gejala tersebut mungkin disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

Flu Perut

Flu perut atau gastroenteritis merupakan peradangan pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit. Salah satu gejala yang dapat ditimbulkan dari flu perut adalah mual-muntah.

Keracunan makanan

Muntah, diare, dan demam kemungkinan merupakan gejala dari keracunan makanan. Biasanya, gejala sakit dengan rasa mual dan muntah ini hanya berlangsung dua hari jika asalnya dari keracunan makanan. 

3. Sakit yang ekstrem dan tiba-tiba

Jika Anda merasakan sakit perut yang sangat ekstrem dan tiba-tiba, jangan disepelekan. Sakit perut yang satu ini biasanya memiliki ciri khas seperti ada sensasi nyeri yang tajam, perut terasa tertekan, dan terengah-engah. Nah, penyebab yang paling mungkin adalah batu ginjal atau batu empedu.

Usus buntu juga bisa dicurigai sebagai sebagai penyebabnya. Bila karena usus buntu, sakit perut yang Anda rasakan umumnya semakin lama akan semakin buruk dan tak kunjung membaik. 

4. Sakit perut yang disertai penurunan berat badan

Anda harus curiga jika berat badan turun drastis dan sakit perut yang tak kunjung hilang. Hal tersebut bisa menjadi tanda-tanda pankreatitis (peradangan pankreas) kronis atau risiko kanker.

5. Sakit perut yang disertai dengan demam

Jangan sepelekan nyeri perut yang disertai dengan tingginya suhu badan Anda. Hal ini bisa menandakan bahwa Anda terkena infeksi. Jika terjadi segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Cara mengatasi sakit perut sebelum ke dokter

Walaupun memang dianjurkan untuk tidak mengabaikan sakit perut yang Anda rasakan. Berikut tips meredakan sakit perut dengan cepat.

1. Konsumsi Jahe

Sejak zaman kuno, jahe telah dipercaya untuk pengobatan alami mulai dari menghilangkan rasa nyeri hingga mual. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa jahe sangat efektif untuk mengatasi perut yang sakit. Hal ini dikarenakan kandungan senyawa gingerol dan shogaol pada jahe mempercepat kontraksi pada perut.

2. Minum Teh Chamomile atau Peppermint

Secangkir teh chamomile atau peppermint pun dapat menjadi penyembuh di kala terserang sakit perut. Keduanya dipercaya sebagai anti inflamasi, sehingga baik untuk menyembuhkan dan menenangkan otot perut kita.

3. Menghindari minuman bersoda dan kafein

Karbonasi dan gula pada minuman bersoda dapat membuat perut Anda kembung. Selain itu, lebih baik membatasi minuman berkafein seperti kopi karena sifatnya diuretik, sehingga dapat membahayakan perut Anda yang sakit tersebut.

4. Membatasi konsumsi cokelat

Sama seperti kopi, ada beberapa cokelat yang mengadung kafein dan teobromina sehingga dapat memperparah sakit perut yang diderita jika dikonsumsi.  Jangan menyepelekan sakit perut Anda, hindari konsumsi cokelat sampai rasa sakit terasa lebih baik. 

Setelah tahu gejala apa yang Anda alami, sudah saatnya untuk memeriksakan diri ke dokter karena menyepelekan atau menunda pemeriksaan bisa berdampak lebih buruk terhadap diri Anda sendiri.

Baca Juga:


Kategori : Berita Kesehatan

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *