Warga Kec Ciruas Kab Serang Hidup Sebatang Kara Belum Tersentuh Bansos


KAB SERANG (Banten) Wikimedan | Sopia Imaliawati berbagi video dan menulis dalam akun fb nya tentang nasib seorang kakek bernama Mbah Sarani yang hidup sebatang kara di Kampung Priuk Desa Singamerta Kec Ciruas Kab Serang, Jumat 12/6/2020).

Sedih ya Alloh melihat mbah Sarani yang hidup sebatang kara tanpa anak dan istri.

Istri beliau sudah terlebih dahulu menghadap sang Pencipta. Tiap hari hanya sendiri dan sendiri, sekarang ini miskin tambah miskin. Jarang ada yang memberinya makan.

Hanya Mbok Hadijah yang hingga saat ini masih memberinya makan, mbah Sarani suka kelaparan dan hanya ada air putih disamping tempat tidurnya. Saking laparnya mbah Sarani memakan kapuk dari kasur dan bantalnya, sebagai pengganjal perut.

Video dan tulisan yang di unggah oleh akun Sopia Imaliawati tak ayal mendapat respon yang luar biasa dari fesbuker.
Sampai berita ini ditulis, sudah 118 komentar yang masuk dan dibagikan sebanyak 412 kali.

Akun Zaky Haryanto berkomentar, “Dinas terkait kemana yah.? Warga sekitar juga kepeduliannya bagaimana.?
Rt, Rw, Lurah, Camat pada kemana.?

Akun Teti Nash Young komentarnya hampir senada,
“Dinsos Kab Serang mana suaranya, Bu Hj Tatu Bupati Serang tolong anak buah Ibu perintahkan urus bawa ke rumah penampungan lansia bu”

Akun Tajudin Judin di grup fb Bursa Calon Bupati Serang 2020 -2025 ikut berkomentar, “Emang di wilayah Serang tidak ada rumah panti sosial khusus lansia, di Tangerang aja ada yang dibiayai oleh pemda Kab Tangerang”.

“Ya Alloh bukankah menelantarkan rakyat, pemimpin akan di laknat sehina hinanya di akherat kelak”.

Di grup fb Bahasa Jawa Serang, akun Albantino Uvi juga membagikan tulisannya Sopia Imaliawati dan mendapatkan komentar dari akun Tuti Hotinti.

“Yang malu yang berdosa orang lingkungan itu sendiri loh.
Apalagi kepada aparatur desanya, ada orang miskin yang terlantar tidak peduli”. (Yusa)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *