USDCAD Turun Karena Risk On Pasar Global, Masih Menunggu Arahan Berikutnya

Daftar Indodax

Berita Cryptocurrency – Sepanjang sesi Asia Senin (25/1), pasangan USDCAD turun menuju ke titik paling rendah. Sementara itu untuk saat ini menjelang pembukaan pasar Eropa, Dolar Kanada tampak menyeret pasangan sampai ke terendah dalam harian. Sekarang masih bertahan di sekitar nilai tukar 1,2700 dan berusaha mencari kejelasan arah berikutnya.

Di awal pekan ini memang tampak Dolar Kanada kembali mendominasi pergerakan di atas Dolar AS. Dengan aksi ini juga, USDCAD turun menghapuskan beberapa bias kenaikan yang dicatatkan sebelumnya. Pasangan menjauh dari nilai tukar 1,2740 dan bisa terus turun lebih dalam. Permintaan Dolar AS yang anjlok tampaknya menjadi penyebab utama bersama kenaikan harga minyak mentah global.

Para pelaku pasar dan investor sendiri memiliki ekspektasi yang begitu besar pada dana stimulus dari Presiden Biden di 2021 ini. Kemudian itu bergabung dengan kekhawatiran para pelaku pasar dan investor terhadap pandemi yang masih belum mereda. Sehingga pada akhirnya lebih mendukung bagi aset-aset berisiko untuk mencatatkan kinerja yang cukup baik. Otomatis aset safe haven penghindaran risiko layaknya Dolar AS dalam penawaran jual.

Bersama dengan pelemahan Dolar AS itu juga, komoditas berdenominasi USD yaitu minyak mentah mampu mengalami kenaikan. Selain karena Dolar AS yang lebih murah, pasar juga menaruh harapan tinggi para pemulihan permintaan energi jika dana stimulus AS jadi diluncurkan.

USDCAD turun saat ini bagaimanapun tidak bisa mengabaikan aksi pada imbal hasil obligasi Treasury AS. Ketika risk on berlaku, biasanya imbal hasil pinjaman AS juga akan mengalami kenaikan. Pada saat itu juga, Dolar AS justru bisa mencatatkan penguatan seperti beberapa pekan sebelumnya. Oleh karena itu arah USDCAD akan terus ditentukan oleh dinamika Dolar AS dan kemana arah risiko global.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *