Rafael Nadal Motivasi Banyak Orang, Klaim Carlos Alcaraz

Daftar Indodax

Berita Olahraga : Petenis muda Spanyol berbakat, Carlos Alcaraz baru-baru ini mengungkapkan tentang kekuatan mental rekan senegaranya, Rafael Nadal, mengklaim bahwa sikap pantang menyerah dari dirinya telah menjadi inspirasi banyak orang.

Petenis berusia 17 tahun juga menyebutkan bahwa juara French Open musim 2020, Rafael Nadal adalah idolanya karena sikap pantang menyerah yang setiap kali ia bawa ke atas lapangan.

Performa petenis peringkat 145 dunia di ajang Future dan Challenger telah membuat dirinya digadang-gadang sebagai hal besar selanjutnya di dunia tenis. Ia juga baru-baru ini terkualifikasi di Grand Slam pertama dalam kariernya, yakni di Australian Open musim 2021.

Karena petenis berusia 17 tahun berasal dari Spanyol, banyak pihak yang melabelinya sebagai penerus Nadal. Tetapi, baik petenis peringkat 145 dunia dan pelatihnya, Juan Carlos Ferrero percaya bahwa permainannya lebih mirip dengan permainan Roger Federer daripada Nadal.

“Rafa adalah idola saya. Hasratnya, perilakunya. Tidak masalah jika ia melakoni pertandingan pertama atau final, level konsentrasinya selalu sama. Ia ingin memenangkan setiap pertandingan,” seru Alcaraz.

“Mentalitasnya adalah contoh bagi siapa pun, baik seorang petenis mau pun seorang individu. Ia memotivasi setiap orang, karena ia tidak pernah menyerah. Semua orang ingin menjadi yang terbaik, tidak masalah jika anda seorang atlet, pesepak bola, dokter, wartawan, setiap orang memiliki tujuan dalam hidup mereka.”

Sementara permainan petenis berusia 34 tahun bisa membuat lawan gemetaran, kekuatan mentalnya bahkan bisa menyudutkan petenis sekelas Novak Djokovic dan Roger Federer.

Bahkan ketika petenis yang telah memenangkan 20 gelar Grand Slam tidak berada dalam kondisi terbaik secara fisik, ia masih bisa mengejar bola di seluruh penjuru lapangan dan mengembalikannya dengan memukau. Ia berjuang demi setiap poin seperti itu adalah poin terakhirnya, terlepas siapa yang berada di seberang netnya.

Ketika membicarakan permainannya, petenis peringkat 2 dunia lebih memfokuskan diri dengan hal yang bisa ia lakukan dengan baik, menembakkan forehand bertenaga lalu menghasikan backhand dengan sudut yang mustahil. Ia memahami dengan baik bagaimana bermain dengan kekuatannya.

Namun hal yang membuat Nadal begitu disegani, bahkan lebih jika dibandingkan Djokovic dan Federer, adalah kepercayaan dirinya. Petenis asal Mallorca mengetahui bahwa ia selalu bisa berlari lebih jauh dan memanggil kekuatan ekstra agar membuat lawannya menembakkan pukulan tambahan, yang seringkali cukup untuk membuat pertandingan berpihak kepadanya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *