3 Tips Belajar Saham untuk Pemula di Tengah Masa Pandemi agar Tak Jatuh Merugi

Daftar Indodax

3 Tips Belajar Saham untuk Pemula. Salah satu bisnis yang cukup menguntungkan untuk dilakukan adalah investasi saham. Hanya saja, perlahan namun pasti, kita dapat melihat bahwa prospek keuntungan investasi saham cukup berisiko. Jika bergelut di dunia investasi saham, siapapun memiliki risiko untuk ‘rugi’ atau yang biasa disebut dengan ‘capital loss. Jadi, bagi kamu yang baru akan terjun ke dunia investasi saham dan ingin agar sukses, pasti sangat membutuhkan tips belajar saham bagi pemula.

Di tengah Pandemi, kita dapat melihat, bahwa Covid-19 tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, tapi juga bagi ekonomi Negara. Meski demikian, pilihan untuk berinvestasi saham saat ini juga tetap sebuah pilihan yang bagus kok, asalkan kamu mempelajari tips belajar saham lebih dulu.

Nah, sebelum memutuskan investasi saham, kamu perlu mengenali risiko yang akan diperoleh dan cara menganalisis saham. Metode analisis ini terbagi menjadi dua, yaitu analisis teknikal dan fundamental. Umumnya, analisis fundamental ini mengarah ke kinerja sebuah perusahaan yang akan kamu tanamkan saham di dalamnya.

Kamu bisa menganalisis pergerakan saham, kebijakan makro dan mikro, tingkat persaingan, dan sebagainya. Sementara analisis teknikal dapat dikatakan sebagai analisis terhadap pergerakan ataupun pola saham ke depan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak tips belajar saham di bawah ini.

3 Tips Belajar Saham untuk Pemula di Tengah Masa Pandemi

1.   Memahami Investasi Saham secara Menyeluruh

Yang kerap membuat investor buntung adalah sikapnya yang ikut-ikutan dan ingin segera mendapatkan untung yang besar. Tips belajar saham yang pertama ini tentu sangat penting bagi kamu yang pemula. Hal ini karena strategi, cara bermain, dan sebagainya sangat diperlukan ketika berinvestasi saham. kamu juga harus memahami esensi mengapa akhirnya kamu terjun ke dunia investasi saham. Jadi, pastikan dahulu, bahwa kamu sudah memahami seluk belum saham dengan baik, lengkap dengan esensinya.

2.  Diversifikasi Investasi

Mungkin kamu berpikir, bahwa pengetahuan tentang saham hanya seputar strategi, cara bermain, dan sebagainya. Namun ternyata tidak loh, karena kamu juga meski memahami dengan baik risiko yang akan kamu dapatkan, apalagi dengan berinvestasi saham risiko yang kamu terima pasti bukan angka yang kecil.

Karena itu, bagi kamu yang pemula harus mampu mengatasi setiap risiko yang ada.  kamu bisa menerapkan rumus “Don’t put all your eggs in one basket”  ketika mulau bermain. Jadi, kamu harus melakukan diversifikasi investasi, jangan pernah memasukkan semua uang yang kamu miliki ke saham. Nah, jika kamu melakukan diversifikasi tadi, kalau tiba-tiba terjadi sesuatu hal buruk yang tidak diinginkan, krisis pasar saham misalnya, kamu tetap bisa bertahan, karena sudah mempunyai simpanan.

3.  Rencanakan untuk Jangka Panjang

Sebelum memasuki dunia saham, mungkin yang ada di dalam benak kamu adalah untung cepat, gede, dan nggak ribet. Hal ini sangat wajar, karena dengan posisi sebagai investor pasti mempunyai keinginan agar uang kamu segera kembali dalam jumlah yang lebih besar.

Namun, ada baiknya jika kamu memperhitungkan investasi bukan hanya sekedar mencari untung sesaat, tapi investasi dalam jangka yang panjang, Satu hal yang meski kamu sadari, bahwa yang namanya bisnis butuh waktu yang panjang agar bisa tumbuh dan berkembang, yang kemudian akan berpotensi menghasilkan bagi investornya.

Adalah hal yang mustahil jika tempat usaha yang kamu titipkan modal di sana bisa berkembang hanya dalam hitungan minggu. Dalam dunia bisnis, sudah dikenal bahwa ‘tak ada yang instan’. Maka, ada baiknya kamu menjalankan bisnis saham ini untuk jangka panjang, agar perlahan uang kamu juga ikut berkembang seiring dengan berkembangnya usaha.

Demikian tips belajar saham bagi pemula di tengah masa pandemi. Semoga beberapa tips di atas bisa membuat kamu lebih yakin untuk berinvestasi saham dan bisa menghasilkan.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *