Cryptocurrency

Terungkap, FTX Bangkrut Ternyata Ada Peran Binance

WikimedanTerungkap, FTX Bangkrut Ternyata Ada Peran Binance. Binance pernah bermain tarik-ulur dengan FTX. Kejadian itu membuat perusahaan yang didirikan oleh Sam Bankman-Fried bangkrut.

Pada 2022 lalu, FTX runtuh setelah penggunanya melakukan penarikan dana besar-besaran. Kala itu FTX kekurangan dana US$8 miliar. Masalah ini membuat perusahaan menghentikan penarikan dana dan bangkrut.

Menurut Bankman-Fried, total permintaan dana konsumen saat itu mencapai US$6 miliar. Tampil seperti penyelamat, CEO Binance Changpeng Zhao mengaku perusahaanya akan mengakuisisi FTX.

Dalam akun Twitter-nya pada November lalu, CZ menjelaskan FTX meminta bantuan darinya.

“Sore ini, FTX meminta bantuan kami,” tulis Changpeng Zhao melalui akun Twitter resminya. “Ada krisis likuiditas yang signifikan. Untuk melindungi pengguna, kami menandatangani [letter of interest] yang tidak mengikat, yang bermaksud untuk mengakuisisi penuh FTX.com.”

Bankman-Fried juga mengonfirmasi kabar tersebut. FTX dan Binance disebutnya telah mencapai kesepakatan transaksi strategis.

Namun, kerja sama keduanya akhirnya dibatalkan Binance. Perusahaan mengatakan jika isu yang membelit FTX terlalu besar untuk bisa diselesaikan.

Baca Juga  Adam Back: Krisis Akan Mendorong BTC ke $ 300.000 Bahkan Tanpa Institusi

“Pada awalnya, harapan kami adalah bisa membantu konsumen FTX dengan menyediakan likuidtas. Namun, isu ini ternyata di luar kemampuan kami untuk menolong,” kata Binance.

Zhao dikabarkan mau membantu FTX. Akan tetapi, Binance berubah pikiran karena ada kemungkinan masalah lebih besar di masa depan.

Binance menyatakan FTX “salah kelola dana nasabah dan kemungkinan akan diinvestigasi oleh badan pemerintah Amerika Serikat”.

Kepada para pegawainya, Zhao mengklaim tak punya maksud lain dari pembatalan tersebut. Ia juga mengatakan bukan hal baik bagi siapapun di industri jika FTX sampai bangkrut.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230607131249-37-443796/terungkap-ftx-bangkrut-ternyata-ada-peran-binance

Share :