Tak Tuntut Royalti Meski Terkenal, Inilah Sosok Pria di Balik Jargon ‘Tarik Sis, Semongko’

Daftar Indodax

Wikimedan – Masyarakat belakangan ini kerap mendengar Jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang viral di media sosial. Kata-kata ini dengan cepat populer di kalangan anak muda, yang kemudian disambung dengan sebuah lagu dangdut. Tak banyak yang tahu jika jargon tersebut muncul dari Banyuwangi saat pementasan musik.

Kemunculan Jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang kemudian dibarengi lagu judul ‘Bunga’, berasal dari MC dangdut kondang di Banyuwangi bernama Ridho Woyo-woyo. Uniknya, ia tak menerima maupun menuntut royalti meski jargonnya yang viral itu dipakai oleh pihak lain dalam lagu-lagu mereka.

Berawal dari pentas dangdut di Banyuwangi

Tangkapan layar acara dangdut di Banyuwangi [sumber gambar]Acara pentas dangdut yang diselenggarakan oleh kelompok pemuda Damlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi awal dari jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang kemudian viral di media sosial. Tak sendiri, acara tersebut juga bekerja sama dengan AA Jaya Event Organizer, yang diselenggarakan pada Januari 2020 silam. Uniknya, jargon dan lagu dangdut yang dibawakan ternyata viral pada saat ini.

Viral dan banyak dipakai di berbagai pembuka lagu disko

Ridho Woyo-woyo (baju merah) bersama penyanyi Anggun Pramudita [sumber gambar]jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang viral kemudian banyak dipakai di berbagai materi audio lainnya. Biasanya, suara milik Ridho Woyo-woyo itu dijadikan opening audio atau pembuka sebuah musik bergenre disco remix dan sejenisnya. Uniknya, Ridho juga mengisahkan bahwa jargon ini muncul ketika adanya tawuran antar penonton di pentas dangdut hingga acara dihentikan sejenak. Agar mengembalikan mood personel dangdut, dipakailah jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang kemudian viral.

Arti di balik jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang kemudian viral di media sosial

Jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang kemudian viral [sumber gambar]Jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ sendiri menurut Ridho merupakan bahasa Jawa yang intinya adalah mengajak kembali penonton untuk berjoget lewat kata-kata ‘tarik’. Sementara kata ‘Semongko’ merupakan kepanjangan dari ‘semangato sampek bongko’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘semangatlah sampai mati’.

Tak tuntut royalti dan bangga karena bisa menghibur masyarakat

Ridho Woyo-woyo tak tuntut royalti meski jargonya viral dan dipakai banyak lagu [sumber gambar]Ridho mengaku jika dirinya tidak meminta atau menuntut royalti dari jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang kemudian banyak dipakai di lagu maupun materi audio lainnya. Ia juga mempersilakan bagi siapa pun memanfaatkan suaranya untuk disisipkan dalam produksi musik seperti DJ dan lainnya. “Tidak ada royalti adanya hanya bangga saja. Saya bangga pasti ada yang penting bisa menghibur masyarakat pada saat pandemi COVID-19 ini,” ucap Ridho Woyo-woyo yang dikutip dari Detik (17/10/2020).

Sempat jadi trending nomor dua di Indonesia dan ditonton hingga jutaan kali

Viral dan ditonton hingga 13 juta lebih [sumber gambar]Jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ yang muncul bersamaan dengan lagu ‘Bunga’ ternyata viral dan banyak ditonton oleh netizen. Kanal YouTube Aneka Safari Record yang memutar video tersebut mendapat 13,288,134 views dan 168 ribu likes. Capaian itu membuat video yang ditayangkan pada 2 Oktober 2020 tersebut sempat menjadi trending no.2 di Indonesia.

Jargon ‘Tarik Sis, Semongko’ kini banyak dicuplik pada banyak hal. Tak hanya lagu, tapi juga kerap diplesetkan sebagai bagian dari meme yang banyak bertebaran di media sosial. Ridho sendiri bahkan sempat dituduh jargon ‘Tarik Sis, Semongko’-nya itu sebagai plagiat oleh netizen. Meski demikian, hal tersebut tak membuatnya pusing karena memang tujuannya untuk menghibur.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *