Sudah Sehidup Seborgol Selama 100 Hari, Eh Ujung-Ujungnya Pasangan Ini Malah Putus

Daftar Indodax

Sudah ‘Sehidup Seborgol’ Selama 100 Hari, Eh Ujung-Ujungnya Pasangan Ini Malah Putus. Berbagai cara dilakukan banyak pasangan agar mereka tidak berpisah dan bisa selalu bersama dalam situasi apapun. Namanya orang pacaran, pasti satu sama lainnya akan saling merindukan bukan? Apalagi jika keduanya terpaut jarak yang sangat jauh, sudah pasti akan menahan rasa rindu yang begitu berat.

Agar rindu itu tidak terasa berat dan menyiksa, serta bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama, sepasang kekasih asal Ukraina melakukan hal yang cukup unik. Mereka berdua justru memborgol diri mereka agar bisa selalu bersama. Hmmmm, kedengarannya konyol ya? Tapi masuk akal juga sih, kalau mau terus bersama, maka harus ‘diikat’. Bagaimana kelanjutan kisahnya yang unik ini? Simak ulasan berikut.

Agar hubungan tidak putus-sambung, borgol pun harus tersambung

Sepasang kekasih tersebut bernama Alexandr Kudlay (33) dan  Viktoria Pustovitova (29), yang tinggal di kota timur Kharkiv, Ukraina. Tepat di hari kasih sayang, Valentine, pasangan ini memasang borgol di salah satu tangan masing-masing. Mereka mengungkapkan tujuannya agar hubungan keduanya tetap langgeng. Ide konyol dari Kudlay pun disetujui oleh Pustovitova.

Melalui tangan yang saling terborgol, keduanya berharap agar ikatan cinta di antara mereka tetap terjaga dengan baik. Berhubung selalu bersama setiap hari, mereka yakin jika hubungan mereka bakalan bertambah erat. Bahkan mereka memborgol selama 123 hari atau sekitar tiga bulan lebih. Namun, apa yang terjadi selanjutnya justru bikin nyesek.

Ke mana pun selalu bersama, hingga urusan pekerjaan

Gimana sih rasanya selalu bersama setiap hari? Ke mana-mana selalu bersama, hingga melakukan aktvitivas setiap hari juga selalu bersama. Hal inilah yang dirasakan pasangan kekasih tersebut. Hampir semua aktivitas dilakukan bersama, mulai dari makan, istirahat, menggunakan kamar mandi secara bergantian, hingga urusan pekerjaan pun, selalu dilakukannya bersama-sama.

Kebersamaan mungkin akan membuat keduanya selalu merasa nyaman. Namun belum tentu hal yang sama dirasakan oleh orang lain. Pustovitova yang diketahui sebagai ahli kecantikan, harus menerima keluhan dari kliennya. Hal ini karena merasa kurang nyaman saat ada Kudlay ketika Pustovitova dan sang klien saling janji temu.

Jodoh tidak bisa dipaksa, meski borgol mengikat tangan mereka

Kembali lagi ke hukum alam, kalau jodoh memang tidak bisa dipaksakan. Meski keduanya memborgol tangan mereka, hubungan keduanya harus kandas di tengah jalan, dan tidak bisa dipertahankan lagi. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak menemukan kecocokan meski telah hidup bersama. Kebersamaan yang terus menerus, menyebabkan tidak adanya rasa rindu pada keduanya.

Mereka berdua pun memutuskan untuk berpisah. Akhirnya borgol mereka pun dilepaskan dengan menggunakan alat pemotong baja. Aksi pelepasan borgol ini disiarkan di televisi nasional Ukraina pada 19 Mei 2021 lalu. Kudlay dan Pustovitova memang sudah tidak lagi bersama. Namun aksi keduanya telah mencatat rekor dunia sebagai pasangan yang terlama diborgol bersama.

Kisah unik ini mengajarkan kepada kita semua. Kalau memang belum jodohnya, dengan cara apa pun, sepasang kekasih tidak bisa bersatu, meski harus dengan cara diborgol. Namun demikian, kamu wajib menjaga hubungan baik di saat kamu telah menemukan jodohmu, tetapi bukan dengan cara diborgol. Berikan kebebasan kepada pasangan untuk menjalani kehidupannya dan saling menjaga komitmen satu sama lain.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *