Sikapi Tuntutan Masyarakat, Pemkab Nias Barat Menonaktifkan Kepala Desa Taraha


NIAS BARAT (Sumut) Wikimedan | Dalam menyikapi tuntutan masyarakat sekaligus permasalahan terkait pembakaran ban di depan kantor kepala desa Taraha kecamatan Mandrehe Utara kabupaten Nias Barat, (13/5/2020). pemerintah kabupaten nias barat dalam hal ini, Wakil Bupati nias barat, Kepala Dinas Inspektorat, Dinas PMD, Kasatpol PP, Camat Mandrehe utara, Kapolsek Mandrehe, Dan bhabinsa Danramil mandehe, menghadiri rapat di desa taraha yang di selenggerakan oleh camat mandrehe utara, pada hari kamis (14/05/2020) di kantor desa taraha.

Hadir sejumlah Tokoh dan masyarakat desa taraha, menyuarakan untuk kepala desa taraha di copot, atau meminta kepada Pemerintah daerah untuk mencopot kepala desa dari jabatanya, karena masyarakat tidak senang atas ke tidak transparanan dan beberapa masalah lain termasuk pertanggung jawaban pelaksanaan dana desa tahun 2018-2019 yang di duga banyak yang kurang di transparankan.

“Kami minta kepada pemerintah kabupaten agar segera mencopot kades taraha dari jabatannya, karena kurang transparan dan ketidak jelasnya DD ta 2018 dan 2019, karena jika tidak di copot atau di berhentikan maka di desa taraha akan terjadi masalah besar.” tutur warga

Wakil Bupati Nias barat Khenoki Waruwu menyampaikan,” kami datang di sini bersama-sama dengan masyarakat desa mendengar dan bermufakat harapan hasil baik, kesemuanya ini demi masyarakat kita disini,
Apapun yang menjadi keputusan hari ini, supaya saling di terima.” Tururnya.

Arahan Kapolsek Mandrehe AKP Bruno Harefa mengatakan,” siang ini rapat musyawarah desa di desa taraha, apa yang telah terjadi di desa taraha, kami dari unsur forkompimda kecewa.” Katanya.

” kita berharap kepada masyarakat agar masalah ini di selesaikan secara kekeluargaan dengan baik, karena klo ada masalah bisa merugikan kita sebagai masyarakat.” Lanjut polsek

Adapun hasil notulen rapat yang di bacakan pada akhir rapat ; Kepala desa Taraha Di nonaktifkan Sementara demi berjalannya roda pemerintahan, Camat mandrehe utara agar mengusulkan PLT desa taraha dari kantor camat, kepada bupati. (Wardiy)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *