Setelah Turun Akibat Risk Off, USDJPY Bullish 30 Pips Memulihkan Diri Dari Terendah

Daftar Indodax

Saat pertengahan sesi Eropa, pasangan USDJPY bullish sampai 30 pips bangkit dari level paling rendah sebelumnya dalam pekan. Tapi sayangnya penguatan permintaan terhadap mata uang Dolar AS di hari Kamis (18/6) itu kurang mendapatkan tindak lanjut. Sehingga pasangan USDJPY hanya mampu bertahan di bahwa nilai tukar 107,00.

Sebelumnya pasangan mengalami penurunan secara bertahap menuju ke level paling rendah dalam sesi. Beberapa faktor global mendukung mata uang Yen Jepang untuk mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Selain itu kondisi Dolar AS yang sedang dalam pelemahan juga menjadi dorongan tambahan USDJPY untuk turun lebih dalam di sesi sebelumnya.

Sebelum pada akhirnya USDJPY bullish saat ini, Yen sempat mendominasi pergerakan karena risk off yang sangat kuat. Penyebabnya tidak lain adalah banyaknya investor yang takut dengan serangan kedua virus Corona yang terjadi di beberapa negara utama dunia. Selain itu masalah konflik geopolitik yang memanas di kawasan Asia menyebabkan permintaan terhadap Yen terus mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Penurunan USDJPY semakin kuat ketika tolak ukur risiko global yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun juga mengalami penurunan. Sejak sesi Asia hari ini, yield Treasury AS 10 tahun tampak masih bertahan dalam penurunan menuju ke 0,71% karena risk off.

Tapi saat sesi Asia berlangsung, USDJPY bullish ringan bangkit dari level yang paling rendah dalam pekan. Karena pembelian Yen Jepang tidak memiliki tindak lanjut yang begitu kuat. Sehingga membawa pasangan mampu bangkit dari lembah di 106,7 untuk pencatatan kinerja yang positif kembali. Investor akan melihat apakah kenaikan pasangan akan bertahan lama atau hanya sekedar koreksi saja. Beberapa data ekonomi AS nanti malam akan menjadi penentu arah selanjutnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *