Pesawat Terbesar Dunia Terbang dengan ‘Minum’ Minyak Goreng

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Pesawat Terbesar Dunia Terbang dengan ‘Minum’ Minyak Goreng. Di tengah maraknya kenaikan harga minyak goreng (migor), produsen pesawat Airbus membuat gebrakan unik. Pesawat terbesarnya, Airbus A380, berhasil menyelesaikan penerbangan uji coba bertenaga minyak goreng.

Melansir CNN International, Airbus A380 berhasil menyelesaikan penerbangan tiga jam dari Bandara Blagnac di Toulouse, markas besar Airbus Prancis, pada 25 Maret lalu.

Uji coba ini didukung oleh Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF), yang sebagian besar terbuat dari minyak goreng bekas dan lemak limbah, dan beroperasi pada mesin Rolls-Royce Trent 900 tunggal.

Airbus kemudian menindaklanjuti dengan penerbangan A380 kedua, menggunakan bahan bakar minyak goreng yang sama. Pada 29 Maret, pesawat ini terbang dari Toulouse ke Nice. Penerbangan kedua untuk memantau penggunaan SAF saat lepas landas dan mendarat.

“Meningkatkan penggunaan SAF tetap menjadi jalur utama untuk mencapai ambisi industri emisi karbon nol pada tahun 2050,” kata Airbus dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan mengklaim bahwa pesawat terbang di SAF dapat menjaring antara 53% hingga 71% dari pengurangan karbon yang diperlukan untuk memenuhi tujuan itu.

Bahan bakar yang digunakan dipasok oleh TotalEnergies, perusahaan yang berbasis di wilayah Normandia, Prancis. Bahan bakar terbuat dari Hydroprocessed Esters and Fatty Acids (HEFA), yang bebas dari aromatik dan belerang.

Airbus sendiri telah menguji penggunaan penerbangan bertenaga SAF selama setahun terakhir, dengan jenis A350 diuji pada Maret 2021 dan pesawat lorong tunggal A319neo pada Oktober 2021.

Dengan uji coba tersebut, Airbus berharap untuk mendapatkan sertifikasi pesawat untuk terbang di SAF pada akhir dekade ini. Saat ini, pesawat Airbus dapat ditenagai hingga 50% SAF, dicampur dengan minyak tanah tradisional.

Airbus juga berencana untuk membawa pesawat tanpa emisi pertama di dunia ke pasar pada tahun 2035.

SAF, yang mengklaim netralitas karbon karena CO2 yang diserap saat bahan organiknya ditanam, sudah digunakan dalam jumlah terbatas oleh beberapa maskapai penerbangan. Tetapi karena harganya tinggi, membuatnya belum bisa diadopsi secara meluas dalam waktu dekat.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220417114820-37-332183/pesawat-terbesar-dunia-terbang-dengan-minum-minyak-goreng

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *