Perjalanan Rossi di MotoGP 2018: Tak Pernah Menang, Rossi Masih Bisa Peringkat Ketiga

Berita MotoGP: MotoGP 2018 menjadi musim yang sulit bagi Valentino Rossi yang berjuang mengatasi masalah elektronik YZR-M1 meski ia berhasil mengakhiri musim di posisi tiga besar. Berikut ini sejumlah pencapaian The Doctor di tahun 2018.

MotoGP 2018 telah berakhir, sementara itu tak terasa hampir 10 tahun berlalu sejak Rossi meraih titel juara MotoGP terakhirnya di tahun 2009 silam.

Meski berkali-kali usahanya meraih titel kandas di tengah jalan, namun performa pebalap berusia 39 tahun itu sama sekali tak mengendur. Berkat penampilan tersebut Yamaha pun kembali mempercayainya dengan menambah durasi kontrak hingga 2020 meski usianya sudah tidak muda lagi.

Namun semakin ketatnya persaingan MotoGP, dibutuhkan lebih dari sekedar tekad kuat untuk memenangi gelar juara. Ditambah dengan kuatnya penampilan Maquez yang didukung dengan motor Honda yang makin kencang.

Sementara Honda sudah menunjukkan performa terbaiknya sejak awal musim, Yamaha sendiri masih berkutat dengan masalah YZR-M1. Hal itulah yang menghambat kiprah Rossi dan Maverick Vinales musim lalu dan bahkan membuat The Doctor pun pesimistis dengan peluangnya.

Rossi membuka musim dengan tampil menjanjikan dengan naik podium ketiga MotoGP Qatar. Namun di ronde kedua, Pebalap Yamaha itu kembali terlibat insiden dengan Marquez di Termas de Rio Honda, Argentina.

Saat itu Marquez menyenggol Rossi hingga tersungkur di Tikungan 13. Insiden tersebut bahkan semakin memperpanas keadaan dan memicu komentar pedas The Doctor. Puncaknya terjadi pada konferennsi pers jelang MotoGP San Marino di mana Rossi menolak jabat tangan Marquez.  Hal ini memicu kembali konflik 2015 di Sepang yang sempat mereda setelahnya.

Setelah gagal membawa pulang poin dari Argentina, performa Rossi terbilang sangat konsisten dalam mendulang poin. Bahkan ia berhasil naik podium tiga kali beruntun di Prancis, Italia, dan Catalunya, kemudian meraih podium kedua di Jerman.

Ironisnya dari lima kali naik podium, The Doctor musim ini sama sekali belum pernah mencicipi kemenangan. Hal tersebut tak membuat Rossi puas, ia menganggap performa apiknya lebih disebabkan oleh karakteristik trek yang mendukung, bukan peningkatan performa YZR-M1.

Di saat dua pabrikan rival mereka, Honda dan Ducati, kian meningkat, sementara Yamaha semakin tertinggal terutama sejak paruh kedua musim 2018.

Jelang GP Austria di Red Bull Ring, Yamaha bahkan secara terbuka meminta maaf kepada kedua pebalapnya setelah Rossi dan Vinales tak dapat menembus 10 besar sesi kualifikasi. Sejak saat itulah The Doctor gagal mengejar Marquez, justru posisi keduanya diambil alih oleh Andrea Dovizioso.

Setelah kedua pebalap Yamaha itu pasrah dengan YZR-M1, secara mengejutkan, performa Yamaha justru meningkat pada fase flyaway, diawali dengan podium ketiga Vinales di Thailand, dengan Rossi menyusul di belakangnya.

Performa apik itu dilanjutkan dengan kemenangan Vinales di Australia yang sekaligus mengakhir rekor puasa kemenangan terlama. Balapan yang berlangsung di Phillip Island itu sebenarnya bisa dimenangi Rossi, namun ia tak mampu menjaga posisinya dan terlempar ke posisi keenam.

Start dari posisi kedua di GP Malaysia, Rossi melesat memimpin balapan hingga empat lap akhir. Namun nasib sial menghinggapi pebalap Italia itu, The Doctor justru melakukan kesalahan dan tersungkur dari posisi pertama, tepat di depan Tribun VR46.

Peluang yang sama ia dapatkan di Valencia, Rossi melesat dari posisi start ke-16 dan bertarung melawan Andrea Dovizioso serta Alex Rins di barisan terdepan. Sayangnya, ia kembali terjatuh dan menutup musim dengan finis di urutan ke-13.

Raihan lima podium, satu pole dan 198 poin mampu mengantarkan Rossi menutup musim di posisi ketiga klasemen akhir MotoGP 2018.

Berikut Statistik Rossi sepanjang 2018:

Balapan                              18

Pole                     1

Menang              0

Podium               5

Fastest Laps      0

Start Rata-Rata 7,56

Finis Rata-Rata 6,50

Tidak finis (DNF) 0

Poin                     198

Artikel Tag: MotoGP 2018, yamaha, Valentino Rossi


Kategori : Berita Olahraga

Komentar
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *