Pangdam IM : Membuka Jalan Berarti Membuka Akses Daerah Terisoler


ACEH TAMIANG Wikimedan – Usai kemarin berkunjung ke Korem 011/Lilawangsa di Kota Lhokseumawe, hari ini pada Selasa (22/09/20) Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M. Kn didampingi oleh Dandim 0117/ Atam, Kadis PUPR Kab. Aceh Tamiang dan Kabag Humas Setdakab kembali melakukan kunjungan serupa dengan agenda membahas usulan rencana pembangunan jalan tembus Gayo Lues dan Aceh Tamiang.

Sekira pukul 14.15 Bupati Mursil beserta rombongan tiba di Kodam Iskandar Muda Banda Aceh dan disambut langsung oleh Pangdam IM Mayjen Hassanuddin bertempat di Aula Sanggamara.

Rangkaian acara yang dilaksanakan, sama seperti sehari sebelumnya dengan paparan gambaran umum geografis dan kondisi jalan yang akan dibangun. Paparan tersebut disampaikan oleh Bupati Aceh Tamiang dan Gayo Lues.

Bupati Mursil dihadapan Pangdam Iskandar Muda menyampaikan agar kiranya dapat mendukung usulan pembangunan jalan tersebut kepada Gubernur Aceh. Mursil jabarkan beberapa argumennya, selain sebagai jalan penghubung dua kabupaten (Aceh Tamiang – Gayo Lues), Pariwisata Aceh Tamiang akan berkembang jika jalan ini dibangun, karena secara garis besarnya wisata primadona di Aceh Tamiang letak jantungnya berada diwilayah hulu Tamiang tepatnya pada Kecamatan Tamiang Hulu, Kecamatan Tenggulun dan Kecamatan Bandar Pusaka.

“Kalau jalan ini bisa dibuka, artinya pariwisata kami di Aceh Tamiang bisa berkembang, dan orang-orang luar wilayah Aceh Tamiang akan berkunjung ke Tamiang”, terang Mursil.

Diterangkan juga oleh Bupati Mursil, keuntungan akan dirasakan oleh dua Kabupaten dalam segala sektor pembangunan dan manfaatnya akan berdampak langsung pada pemerataan ekonomi masyarakat.

Sementara, dukungan terhadap usulan pembangunan jalan tembus tersebut disampaikan oleh Kadis Kehutanan dan Kadis PUPR Provinsi Aceh atas apa yang disampaikan oleh Bupati Mursil dan Bupati Gayo Lues. Kedua unsur ini menyampaikan bahwa untuk membangun jalan ini, akan dilakukan dengan berbagai mekanisme dan tahapan. Karena titik koordinat jalan yang akan dibangun mengenai kawasan hutan produksi, maka Pemkab harus memperoleh legalitas khususnya pada izin pinjam pakai kawasan hutan atau disingkat dengan IPPKH.

Mendengarkan Audiensi kedua rombongan pimpinan wilayah tersebut, Pangdam Iskandar Muda Mayjen Hassanuddin menyatakan sikap dukungannya terhadap usulan pembangunan jalan tembus tersebut.

“Saya akan sampaikan langsung prihal ini ke Gubernur, pembukaan jalan tembus ini akan membuka keterbelakangan daerah yang terisolir, nanti jika jalan ini sudah terhubung semua pasti akan berkaitan dalam segala sektor”, kata Pangdam.

“Saya sangat bahagia atas kedatangan Bupati Aceh Tamiang dan Bupati Gayo Lues beserta seluruh rombongan, Saya berharap sama-sama kita bisa merealisasikan keinginan masyarakat kita, nanti akan kita sampaikan ke Gubernur”, ungkapnya lagi.

Acara yang berjalan dengan suasana penuh akrab dan santai tersebut ditutupi dengan acara ramah tamah. Selain kedua rombongan dan jajaran Kodam IM, hadir dalam acara terseburt Kadis PUPR Aceh Ir. Fajri, MT dan Perwakilan dari Dinas Kehutanan Aceh.

Komentar
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *