Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Daftar Indodax

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS – Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia. Minyak mentah terus menerima dorongan tambahan sampai mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa. Terakhir, minyak mentah menguat sampai 0,44% menuju ke sekitar level harga 59,97 per barel.

Sebenarnya walaupun hari ini bergerak dengan catatkan kenaikan yang cukup besar, minyak metah masih dalam kisaran pergerakan yang tidak berubah. Batas bawah harga berada pada 59,50 dan batas yang lebih tinggi ada di 60,70. Kondisi ini membawa harga minyak mentah sideways dalam kisaran yang lebih besar.

Masih Khawatir Dengan Pandemi

Kemungkinan penyebabnya adalah kekawatiran pasar terhadap prospek permintaan energi di masa depan yang suram. Mengingat pandemi virus Corona belum sepenuhnya selesai meski vaksinasi sudah dilakukan secara masif. Terlebih lagi di kawasan Eropa dan Asia telah terjadi penambahan kasus baru yang mengkhawatirkan.

Dengan melakukan penilaian atas kondisi itu, ditakutkan ekonomi Eropa akan gagal kembali bangkit dari perlambatan. Sementara itu untuk kawasan Asia, negara yang mengalami penambahan kasus adalah Jepang. Ada juga prediksi bahwa pemerintah akan lockdown kembali untuk Okinawa, Tokyo dan juga Kyoto. Jika berita ini direspon lebih luas tentu bisa menghapus momentum minyak mentah menguat saat ini.

Tantangan lain yang bisa meredakan momentum minyak mentah pada analisa hari ini adalah keputusan OPEC dan sekutu. Mereka telah sepakat mendorong hasil produksi jadi lebih tinggi namun secara bertahap. Ada juga proyeksi bahwa pasokan dari Iran akan naik bersama meredanya konflik AS-Iran baru-baru ini.

Signal forex hari ini juga akan sangat memperhatikan bagaimana dinamika mata uang Dolar AS. Karena bagaimanapun pembaruan arahnya akan memberi dampak ke pasar energi dan menantang momentum minyak mentah menguat. Data dari AS nanti malam mengenai inflasi konsumen mungkin akan sangat diperhatikan.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *