Minta Kuota Tamu Ditambah, Lutfi Agizal dan Calon Istri Protes PPKM di Pinggir Jalan Raya

Daftar Indodax

Minta Kuota Tamu Ditambah, Lutfi Agizal dan Calon Istri Protes PPKM di Pinggir Jalan Raya. Sosok Lutfi Agizal diketahui beberapa kali menimbulkan kehebohan di jagat maya. Salah satu yang sempat viral adalah kontroversi kata ‘anjay’. Saat itu, Lutfi mendapatkan nyinyiran setelah mempersoalkan kata yang ia anggap tak sopan tersebut. Kini, Lutfi kembali disorot netizen lantaran aksinya yang menimbulkan banyak pendapat negatif.

Hal itu terkait aksinya memprotes PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. Namanya pun sempat menjadi trending topic di Twitter beberapa hari yang lalu. Apa yang sebenarnya dilakukan Lutfi hingga membuat publik meradang? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Turun ke jalan demi protes PPKM

Lutfi Agizal mengambil langkah tak biasa untuk memprotes PPKM. Mantan kekasih Salshadilla ini tak sendiri. Ia mengajak calon istrinya, Nadya Indry, untuk turut serta dalam aksi tersebut. Memakai baju pengantin dan masker keduanya membawa sebuah papan, yang mengungkapkan bahwa mereka mengaku pusing karena PPKM terus diperpanjang. Dalam tulisan tersebut, Lutfi dan Nadya juga mengatakan tak mau melanggar protokol kesehatan pada saat melangsungkan pernikahan.

Nadya menulis bahwa dirinya ingin menikah dan bukan arisan, sehingga tak mungkin hanya mengundang 30 orang. Ia memohon agar PPKM tak diperpanjang lagi. Lutfi mengunggah aksi protesnya di Instagram dan menuliskan bahwa prewedding tersebut adalah ungkapan para calon pengantin dan vendor pernikahan periode Juni hingga Oktober 2021. Lutfi dan Nadya memang berencana menikah pada Oktober 2021. Di akhir caption-nya, ia berharap agar Luhut Binsar Panjaitan melihat postingannya tersebut.

Alasan Lutfi layangkan protes

Lutfi menjelaskan, aksinya tersebut dilakukan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada 10 Agustus 2021. Ia memang sedang melakukan sesi prewedding di lokasi tersebut. Lutfi mengatakan tak hanya dirinya yang khawatir dengan perpanjangan PPKM, melainkan banyak calon pengantin dan vendor lain juga terkena dampak negatif PPKM. Terbukti unggahannya mendapat dukungan dari sejumlah publik figur seperti Eko Patrio dan Barbie Kumalasari. Postingan tersebut juga mendapat lebih dari 13 ribu likes.

Lutfi sendiri mengaku sudah berusaha memangkas jumalah tamu undangan agar menjadi 30 orang, sesuai dengan aturan PPKM. Namun ternyata keluarga intinya saja berjumlah 70 orang. Hal itu yang membuatnya resah. Aksi yang ia lakukan berawal dari obrolan dengan sejumlah vendor pernikahan. Mereka curhat banyak klien menunda acara pernikahan akibat PPKM. Akhirnya usai prewedding Lutfi berinisiatif melakukan aksi protes. Lutfi menampung aspirasi dari para vendor PPKM yang meminta agar jumlah tamu tak dibatasi 30 orang.

Komentar pedas netizen tanggapi aksi Lutfi

Berbeda dari akun Instagram miliknya, aksi Lutfi memprotes PPKM justru menuai hujatan netizen di Twitter. Netizen menyebut Lutfi ribet dan mempertanyakan jika ingin cepat menikah, mengapa tak melakukan akad nikah saja lebih dulu karena resepsi bisa menyusul belakangan. Menurut netizen, pemikiran Lutfi ngawur jika PPKM tak diperpanjang hanya agar dirinya mau menikah. Ada juga yang menilai Lutfi dan Nadya gede gengsi.

Banyak dari netizen yang justru ingin menikah saat pandemi karena bisa menghemat uang untuk kehidupan pasca pernikahan. Mereka juga berpendapat, menghalalkan pasangan tak harus mengundang lebih dari 30 orang. Menanggapi hujatan netizen, Lutfi mengatakan bahwa dirinya dan sang istri hanya menyampaikan aspirasi. Ia merasa cara tersebut tak salah karena dilakukan dengan cara yang sopan dan tidak melanggar aturan.

Sebenarnya masih banyak pihak-pihak lain yang lebih dirugikan dengan adanya PPKM. Mereka adalah masyarakat kecil seperti pedagang kecil, supir ojek, pekerja bangunan, buruh, dan orang-orang yang menggantungkan hidupnya dari pendapatan harian. Apalagi bagi mereka yang tak punya kemewahan untuk bekerja dari rumah.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *