Kegiatan Urugan Kibin, Sementara Di STOP

Daftar Indodax

SERANG (Banten) Wikimedan | Kegiatan Urugan Kibin, Sementara Di STOP. Kegiatan pengurugan lahan di Samping Kantor Kecamatan Kibin,mengakibatkan Tanah berceceran di sepanjang Jalan Raya Serang Km.72 Kp.Ciagel Rt 002 Rw 001, Desa Kibin Kecamatan Kibin.

Efek dari kegiatan pengurugan itu sangat mengganggu aktifitas lingkungan sekitar, dan para pengguna jalan lainnya seperti pengendara roda dua maupun roda empat.

Kiwung pengendara roda dua mengatakan kepada awak media, dirinya sebagai pengguna jalan merasa terganggu dan dirugikan, Jumat (13/08/2021).

“Sejak ada kegiatan pengurugan di samping Kantor Kecamatan Kibin,jalanan menjadi kotor akibat ceceran tanah urug,debunya kemana-mana, dibersihkan dengan air jalan menjadi licin,saya hampir terjatuh,”Keluh Kiwung.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, terlihat pihak Kepolisian Pos Tambak turut membersihkan ceceran tanah, dan mengatur lalu lintas.

Ditemui di kantornya,Camat Kibin H.Imron Ruhyadi S.STP, M,Si, menjelaskan, dirinya sudah berkordinasi dengan pihak Kepolisian Laka Lantas Pos Tambak,keputusannya kami sepakat untuk menghentikan sementara kegiatan pengurugan.

“Pengurugan dihentikan sementara, sampai pihak pengelola siap memprioritaskan pembersihan tanah yang berceceran di jalan, makanya kita lihat mobil pengangkut tanah terparkir di sepanjang bahu jalan,”Jelas Camat.

“Sebenarnya kantor Kecamatan juga kena dampaknya, hujan debu dan jalan licin kami rasakan, makanya sementara waktu pengurugan dihentikan sampai ada pembersihan terhadap ceceran tanah oleh pengelola urugan,”Tegas Imron.

Imron sudah memanggil pihak pengelola urugan, PT. Putra Tambak untuk menyelesaikan masalah kegiatan pekerjaan pengurugan ini.

“Alhamdulillah, pihak pengelola datang dan menyadari adanya dampak tersebut,mereka mendatangkan mobil tangki air dan forklift untuk membersikan dan menyapu tanah yang berceceran di jalan raya, agar tidak membahayakan pengguna jalan tersebut,”Pungkasnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *