Merupakan Bencana Alam Terparah Tahun 2021, Ini 4 Fakta Banjir di Henan Tiongkok

Daftar Indodax

Merupakan Bencana Alam Terparah Tahun 2021, Ini 4 Fakta Banjir di Henan Tiongkok. Belakangan ini alam memang sedang tidak baik-baik saja. Di tengah masalah pandemi Covid-19 yang belum bisa teratasi, kabar duka kembali datang dari Tiongkok. Salah satu provinsi di sana baru saja diterjang banjir yang luar biasa besar. Saking besarnya, bencana tersebut dikatakan sebagai yang terparah di tahun ini.

Akibat dari banjir tersebut, semua fasilitas yang ada porak poranda. Jalanan rusak parah, bahkan kereta bawah tanah pun terendam air. Warga Henan seketika panik karena kesulitan air, listrik, gas, bahkan bahan pangan. Untuk mendapatkan air bersih dan mie instan, mereka harus rela mengantri. Tak hanya itu, berikut adalah beberapa fakta tentang banjir di Henan.

Hujan lebat terbesar dalam 1000 tahun

Provinsi Henan di Cina tengah terendam banjir sejak Rabu, 21 Juli 2021 lalu. Dan ibukota Zhengzhou adalah lokasi yang paling parah terkena dampak. Diketahui jika hujan lebat yang terjadi di Henan belakangan ini merupakan yang terbesar dalam 1000 tahun terakhir. Di Zhengzhou sendiri, setidaknya memiliki penduduk lebih dari 12 juta. Banjir bahkan membuat masyarakat yang ada di dalam kereta terjebak dan terendam banjir. Padahal sebelumnya hal tersebut tidak pernah terjadi.

Puluhan korban tewas dan ratusan ribu mengungsi

Banjir besar Henan dalam beberapa hari ini memang membuat segala fasilitas luluh lantak. Tak hanya itu, hingga hari Kamis (22/7) kemarin, setidaknya dilaporkan ada 33 orang meninggal karena bencana tersebut, sementara 8 orang lainnya masih menghilang. Sekitar 3000 orang terdampak banjir bandang dan 200 ribu orang terpaksa mengungsi. Bendungan hingga jalan-jalan rusak parah, bahkan ada satu rumah sakit yang terpaksa memadamkan listriknya. Selain itu, bencana tersebut juga menyebabkan ledakan di satu pabrik Dengfeng.

Kerugian sangat besar

Kerugian akibat bencana tersebut diperkirakan sampai CNY 1,2 miliar atau sekitar Rp2,7 triliun. Henan sendiri merupakan salah satu provinsi yang paling padat dan juga paling miskin, dengan jumlah penduduk mencapai 99 juta jiwa. Banyak warga yang mengaku sangat putus asa akibat banjir yang merendam tempat tinggal mereka. Harta benda semua hanyut terbawa arus, bahkan tidak ada yang bisa dimakan. Namun tak sedikit pula artis Tiongkok yang memberikan sumbangan dengan jumlah fantastis, sebut saja Xiao Zhan, Huang Zitao, Yang Mi, dan masih banyak artis lainnya.

Mulai berbenah

Hari Jumat, tepatnya tanggal 23 Juli 2021 kemarin, Henan mulai berbenah. Beberapa warga mulai bersih-bersih, para polisi juga menggunakan sekop untuk membersihkan jalanan yang dipenuhi lumpur. Para tim penyelamat juga terus melakukan pencarian para korban yang masih dinyatakan hilang. Meski mulai kembali beraktivitas, namun di kota Anyang, di Utara Zhengzhou, masih mengeluarkan peringatan merah pada hari Kamis, untuk hujan lebat. Otoritas setempat menghimbau para pekerja untuk tetap tinggal di rumah untuk sementara waktu, demi keselamatan.

Itulah fakta tentang banjir di Henan, Tiongkok. Dengan ini semoga kita terus waspada dan menyadari bahwa alam sedang tidak baik-baik saja. Sebagai manusia, kita hanya bisa berdoa semoga selalu dijaga dari segala bencana.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *