Menggelapkan Sepeda Motor 200 Unit Milik PT. Adira Finance di Tangkap

SERGAI(Sumut),Wikimedan | Karyawan PT. Adira Finance Cabang Tebingtinggi, EW (31) yang merupakan warga Jalan Gunung Lauser Perumahan Bp 7 Blok S No.64, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi berhasil ditangkap Team Scorpion Polres Sergai dari persembunyianya di Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kapolres Sergai AKBP. H. Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.Sos.,SIK.,M.Si didampingi Kasat Reskrim Polres Sergai AKP. Alexsander Piliang dalam Press Release di Halaman Mako Polres Sergai Kamis ( 6/12), menyampaikan bahwa Tersangka EW melakukan tindak pidana kasus penggelapan 200 unit kendaraan sepeda motor milik perusahan PT.Adira Finance cabang Tebing Tinggi.

Dikatakan Kapolres, tersangka nekat menggelapkan 200 unit kendaraan sepeda motor dengan rincian kerugian 2 Milyar itu dengan modus memanfaatkan identitas warga sebagai konsumen untuk kredit kendaraan sepeda motor.

Tersangka EW dalam profesinya sebagai Surveyor di PT. Adira Finance cabang Tebing Tinggi itu dengan mudah mengeluarkan sepeda motor tersebut, namun Sepeda motor itu bukan disalurkan ke konsumen namun kembali dijual, kata Kapolres.

Terungkapnya hal itu, lanjut AKBP Juliarman, ketika utusan PT. Adira Finance cabang Tebing Tinggi yakni Riswanto (37) mendatangi, kediaman rumah Jumiati (35) warga Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang tercatat sebagai konsumen pengambilan 1 unit sepeda motor Honda Vario BK 2814 XAZ sedangkan Jumiati tidak pernah melakukan kredit sepeda motor tersebut.

Jumiati yang mengaku bahwa pernah seseorang yang meminjam KTP untuk mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 900 ribu dan bantuan itu sudah diterima Jumiati. Dari pengembangan Jumiati akhirnya modus penggelapan itu pun terungkap hingga pihak PT. Adira Finance cabang Tebing Tinggi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Sergai.

Berbekal laporan tersebut akhirnya satu dari enam pelaku berhasil ditangkap di Kalimantan. “ Pelaku yang sudah mengetahui telah dilaporkan ke Polisi memilih kabur ke Kalimantan selanjutnya berhasil ditangkap, paparnya.

Sementara untuk barang bukti yang diamankan 86 berkas nasabah PT.Andira Finance cabang Tebing Tinggi yang mengajukan pembelian sepeda motor secara kredit.

“Tersangka di jerat pasal 374 subs pasal 372 atau pasal 378 KUHP pidana dengan ancaman diatas lima tahun penjara”pungkas Kapolres.(AfGans)

Kategori : Berita Medan

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *