Masih Utuh Setelah Ribuan Tahun, Ini 4 Fakta Pemindahan Kapal Surya Raksasa Milik Firaun

Daftar Indodax

Masih Utuh Setelah Ribuan Tahun, Ini 4 Fakta Pemindahan Kapal Surya Raksasa Milik Firaun. Negara Mesir sangat terkenal dengan kisah-kisah rajanya atau biasa disebut Firaun. Kisah yang paling bersejarah sepanjang masa adalah kisah Firaun di zaman Nabi Musa. Selain itu, ada kisah menarik lainnya yang berasal dari Firaun Khufu yang memiliki sebuah kapal berukuran besar bernama Surya.

Raja Khufu juga dikenal memiliki sejarah yang cukup penting bagi bangsa Mesir. Menurut kabar yang beredar, kapal besar milik Raja Khufu ini rencananya akan dipindahkan. Bagaimana proses pemindahannya? Fakta apa saja yang ada di balik kapal besar tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Bentuk kapal masih utuh meski usianya ribuan tahun

Seiring berjalannya waktu, bahan kayu yang digunakan untuk membuat sebuah kapal laut, semakin lama biasanya semakin rusak. Apalagi usianya mencapai ribuan tahun, pasti material kayunya sudah banyak yang rapuh. Namun tidak dengan kapal Surya milik Raja Khufu ini.

Meski usianya telah mencapai 4.600 tahun, kapal tersebut ditemukan dalam keadaan utuh pada tahun 1954 di sudut selatan Piramida Besar. Bahkan kapal yang terbuat dari kayu ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena kapal ini menjadi artefak organik terbesar dan tertua yang dihasilkan dari kayu dalam sejarah manusia.

Kapal diangkut dengan menggunakan kendaraan khusus

Kapal sepanjang 42 meter dengan berat 20 ton ini, diangkut dengan menggunakan kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh. Menurut Kantor Berita resmi MENA, kendaraan pengangkut tersebut didatangkan langsung dari Belgia secara khusus.

Meski menggunakan kendaraan berteknologi canggih, proses pemindahan kapal raksasa tersebut memakan waktu sekitar 10 jam, dengan jarak tempuh perjalanan sepanjang 7,5 kilometer. Kapal Surya ini akan menjadi salah satu peninggalan khusus yang akan dipamerkan nantinya, jika Museum Besar Mesir (GEM) telah dibuka.

Kapal akan dipajang di museum besar

Kapal akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Selama ini posisi kapal Surya berada di sebuah lubang, yang bersebelahan dengan ruang pemakaman kerajaan saat itu. Ada sebuah keyakinan jika kapal tersebut dapat digunakan untuk “mengangkut orang yang telah meninggal ke alam baka”.

Kapal akan dipindahkan dan dipajang ke museum besar di negara itu. Penemuan arkeolog berharga ini, nantinya akan dimanfaatkan sebagai tambahan devisa. Selain itu juga untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata, meski dalam kondisi krisis akibat guncangan ekonomi sejak pemberontakan 2011 hingga pandemi Covid-19.

Mengenal Raja Agung Khufu pemilik Kapal Surya

Kapal Surya dikenal juga dengan sebutan kapal Matahari dan dibangun pada zaman Firaun Khufu, agar Raja Khufu dapat berlayar di langit setelah ia meninggal. Sebelumnya kapal ini dipajang di museum di sebelah sisi utara Piramida Besar di Giza, yang juga dibangun oleh Raja Khufu.

Raja Khufu adalah raja kedua dari dinasti keempat Kerajaan Mesir Kuno, yang telah membangun Piramida Besar di Giza, Mesir. Piramida tersebut digunakan sebagai makam pada saat kematiannya. Raja Khufu diyakini berkuasa antara tahun 2.589 – 2.566 SM. Dalam masyarakat Yunani Kuno, Firaun Khufu dikenal sebagai Cheops.

Selain Firaun Khufu, masih banyak kisah bersejarah lainnya yang menghiasi perjalanan panjang negara Mesir. Bagi kamu yang tertarik dan penasaran dengan penampakan kapal surya tersebut, bisa langsung mengunjungi Museum Besar di Mesir. Ada yang tertarik mau ke sana?

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *