Lebih Ekonomis, Pedagang Dukung Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Wikimedan – Para pedagang mendukung program pemerintah  yang melarang penggunaan kantong plastik. Pasalnya bila diterapkan, pedagang bisa menghemat biaya lantaran tak harus membeli kantong plastik.

Salah seorang pedagang di sekitar Pasar Sementara Rawa Indah, Nanang mengungkapkan, dari sisi pedagang, mereka sangat setuju bila kantong plastik tidak digunakan lagi. Bahkan diakui Nanang program itu sangat bagus, karena akan menghemat pengeluaran tokonya.

Sebab diakui Nanang, untuk kantong plastik saja, sehari mereka bisa menghabiskan sekira 3 hingga 4 pak kantong plastik per hari. Tentunya bila dikalikan dalam sebulan, memakan biaya yang tak sedikit.

“Malah senang sekali kami, karena akan semakin hemat,” ungkapnya dikutip dari Bontang Post (Jawa Pos Group), Sabtu (8/12).

Nanang mengatakan, baiknya program tersebut juga disosialisasikan kepada masyarakat agar mereka tahu. Karena menurutnya, sekarang masyarakat mau yang simpel saja ketika datang belanja.

Berbeda waktu dulu, para pembeli pasti membawa keranjang. “Jadi, intinya kalau kami ya setuju saja, tinggal mereka (masyarakat, Red)  saja,” tuturnya.

Sementara itu, di lokasi yang sama, salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku, penggunaan kantong plastik itu cukup menguras kocek. Karena pada saat membungkus barang belanjaan, para pembeli banyak yang meminta lebih.

Bila begitu, tentu akan semakin banyak kantong plastik yang habis. Artinya akan semakin banyak pula pengeluaran.

“Kalau program pemerintah, kami setuju saja asal tidak merugikan kami,” ujarnya.

Sementara, Store Manager Plaza Taman Ramayana Bontang, Irfan mengungkapkan, pihaknya beberapa hari lalu memang telah mengikuti sosialisasi terkait larangan penggunaan kantong plastik dari Pemkot Bontang. Pihaknya pun sangat mendukung program tersebut.

Karena memang kantong plastik ke depan tidak akan digunakan lagi. Terkait hal tersebut, dia pun mengaku itu bukan hal yang baru karena ritel di Balikpapan sudah lama menerapkan program itu.

“Kalau kami bila itu diterapkan, solusinya adalah kami akan menggunakan paper bag dari kain,” paparnya.

Sekedar info, bahwa Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Pengurangan Sampah Plastik Sekali Pakai baru disahkan. Terkait hal tersebut, Pemkot akan menyosialisasikan kepada pengusaha dan konsumen selama tiga bulan, terhitung dari awal bulan depan.

(jpg/est/JPC)


Kategori : Berita Nasional

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *