Konsumsi Listrik di Solo Diprediksi Turun

Wikimedan Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 di Kota Solo tidak serta merta berdampak pada peningkatan konsumsi listrik. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) justru memprediksi konsumsi listrik mengalami penurunan. Ini disebabkan sejumlah industri yang menggunakan tegangan menengah banyak yang libur. Sehingga berpengaruh terhadap konsumsi listrik saat Nataru.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap akhir tahun penggunaan listrik justru mengalami penurunan. Penyebabnya banyak industri yang libur,” urai Manajer PT PLN Area Solo Mundhakir, Sabtu (8/12).

Selama ini, konsumsi listrik untuk area Solo memang didominasi sektor industri. Sektor tersebut menggunakan tegangan listrik menengah. Dengan jumlah kontribusi mencapai lebih kurang 61 persen.

Meski begitu, konsumsi listrik rumah tangga diprediksi mengalami kenaikan. Pasalnya saat libur Nataru akan banyak kegiatan yang menggunakan listrik. Tetapi peningkatan tersebut tidak banyak. “Peningkatan konsumsi listrik pada rumah tangga meningkat sekitar 1-2 persen,” imbuh Mundhakir.

Peningkatan konsumsi dari kalangan rumah tangga tidak banyak berpengaruh pada kapasitas listrik yang disediakan PLN. Perusahaan juga akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggannya.

Terutama saat libur Nataru. Sehingga masyarakat tidak terganggu saat merayakan Nataru. “PT PLN meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan untuk kebutuhan listrik, kami harapkan bisa maksimal,” tandas Mundhakir.

(apl/JPC)


Kategori : Berita Nasional

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *