Kisah Pudori, Bocah Indonesia yang Dikunjungi Idol Kpop dan ‘Mulung’ Bareng di Bantargebang

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Sosok Pudori mendadak jadi perbincangan hangat dan viral di media sosial ketika kata ‘Innalillahi’ sempat menjadi trending topic di Twitter beberapa waktu lalu. Musababnya, ayah dari bocah yang kesehariannya memulung sampah itu dikabarkan telah meninggal dunia pada Rabu (30/9/2020).

Lantas, siapakah Pudori hingga membuat netizen berduka atas wafatnya sang ayah? Remaja tersebut merupakan sosok yang terpilih dalam program kemanusiaan MBC berjudul Global Dreams Come True Project ‘The Best Day’, yang disiarkan oleh media Korea Selatan. Kegiatan ini juga diikuti oleh artis K-pop, Jeno dan Jaemin dari NCT Dream.

Remaja pemulung yang terpilih untuk dalam program televisi MBC

Pudori dan kedua member boyband NCT Dream [sumber gambar]Program kemanusiaan MBC berjudul Global Dreams Come True Project ‘The Best Day’ memilih dua orang yang akan dibantu pada 2019 silam, yakni Pudori dan Slamet. Kedua remaja tersebut diketahui tidak dapat bersekolah karena membantu meringankan kedua orang tuanya. Pudori sendiri harus mencari sampah sebagai pemulung di tempat pembuangan sampah (TPS ) Bantargebang.

Dibantu oleh dua idol k-pop dari NCT Dream

Jaemin dan Jeno dalam program MBC [sumber gambar]Tayangan tersebut juga melibatkan dua orang idol k-pop sebagai relawan, yakni Jeno dan Jaemin dari NCT Dream. Keduanya hadir untuk menyelami sekaligus membantu kehidupan remaja yang terpaksa banting tulang untuk meringankan beban keluarganya masing-masing. Jeno dan Jaemin bahkan turun langsung membantu pekerjaan Pudori memulung sampah di TPS.

Menyelami kehidupan Pudori dengan menjadi seorang pemulung

Pudori, bocah pemulung saat dibantu oleh dua member boyband NCT Dream [sumber gambar]Jeno dan Jaemin terlihat menjadi ‘pemulung’ berdasarkan foto-foto yang dirilis pihak MBC. Bersama Pudori, dua orang member boyband NCT Dream itu terlihat tampak memulung sampah di TPS Bantargebang, Bekasi. Dalam kesempatan lain, mereka membantu Slamet mencuci baju dengan latar belakang pemukiman yang ditinggali. Ada pula momen ketika Jeno dan Jaemin berada di bangunan sekolah.

Bantuan dari kedua member NCT Dream pada Pudori

Pudori bersama keluarga (kiri), dua member NCT Dream, Jeno dan Jaemin (kanan) [sumber gambar]Pudori sendiri mengungkapkan kondisinya yang serba kekurangan. Tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana, ia mengaku menginginkan sebuah meja untuk belajar dan sepeda agar tidak capek saat berjalan. Jaemin dan Jeno NCT mengabulkan keinginannya. Pudori diberi hadiah berupa sepeda, peralatan belajar, hingga berbagai buku sebelum kembali ke Korea Selatan.

Persahabatan yang tetap terjalin meski acara telah usai

Pudori beri ucapan pada Jaemin (kiri), dan saat lakukan panggilan video call (kanan) [sumber gambar]Meski acara tersebut telah usia, persahabatan antara Pudori dan kedua member boyband NCT Dream itu masih tetap berjalan dengan baik. Selang setahun kemudian – bertepatan dengan hari ulang tahun Jaemin pada 13 Agustus, Pudori membuat kartu ucapan khusus yang ditujukan untuk Jaemin hingga melakukan video call bareng lewat bantuan staf acara The Good Neighbours.

Karena Pudori dikunjungi oleh dua orang idol k-pop yang terkenal di Indonesia, kabar wafatnya sang ayah pun mendapat perhatian dari akun-akun pencinta K-pop hingga kata ‘Innalillahi’ menjadi trending topic di Twitter. Sosok Pudori pun menjadi perhatian lantaran ia sempat viral pada 2019 setelah masuk program MBC yang bertajuk Global Dreams Come True Project ‘The Best Day bersama Jeno dan Jaemin dari NCT Dream.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *