Kisah Pengemudi Lolos dari Tilang Oknum Polisi, Bagai Membalas Dendam Kesumat Para Korban Razia Ilegal

Daftar Indodax

Hubungan polisi dan masyarakat sudah sejak lama dikenal panas dingin. Terutama kalau sudah berurusan dengan tilang menilang di jalan raya. Maraknya oknum polisi yang dianggap sering menilang tanpa sebab atau melakukan pungutan yang memberatkan, menjadikan image polisi sering dipandang miring.

Namun, ya memang tidak sedikit warga yang salah tapi pintar ngeles, atau ngotot tidak mau ditindak. Nah, bagaimana kalau situasi mempertemukan kedua situasi ini? Barangkali kejadian viral berikut menggambarkan dengan nyata kondisi tersebut.

Tergocek polisi patroli

Sebuah akun Twitter mengunggah video gagal tilang yang bikin warganet ‘terhibur’. Video tersebut memperlihatkan pengemudi mengendarai mobil dengan memasang dashcam atau dashboard camera di mobilnya. Pas betul, tak lama kemudian ada patroli polisi.

Divonis tilang karena menginjak marka jalan

Pak polisi datang dan bicara dengan sopan, menyebutkan bahwa pengemudi sudah melakukan pelanggaran. Yang disebut adalah memotong dari tengah jalan dan menginjak marka jalan. Polisi itu pun meminta SIM dan STNK pengemudi. Namun, sang pengemudi dengan santai menolak pernyataan polisi.

Gara-gara CCTV, polisi tak jadi menilang. Padahal….

Pengemudi menyampaikan pada polisi itu bahwa dia bisa melihat pada CCTV di mobilnya. Mengetahui hal tersebut, oknum polisi ini mencoba mengklarifikasi kembali, namun seperti salah tingkah. “Begini pak, saya kan lebih gini lagi, kan gitu to? Mau ke mana memangnya?”

Driver yang bernama Dinar itu menjelaskan kalau ia hendak pulang setelah antar keluarganya. Di luar dugaan, polisi tidak mengecek dahulu isi rekaman tersebut. Setelah tahu jawaban Dinar, polisi mempersilakannya lanjut jalan lagi. Yah, pengemudi ini pun selamat dari tilangan polisi. Padahal menurut pantauan dashcam dan pandangan warganet, andai oknum polisi itu mengecek, maka di pengemudi memang menginjak marka jalan.

Reaksi warganet melihat video tersebut cukup beragam. Kebanyakan malah tertawa karena mestinya oknum polisi memiliki wewenang melihat dashcam tersebut, malah kecolongan dan pengemudi pun gagal ditilang. Sementara itu, bagi yang sepertinya memiliki pengalaman mirip dan masih dendam kesumat, mengkritik adanya oknum polisi seperti ini.

Sobat Wikimedan, tentu bisa menilai sendiri dari video tersebut. Semoga bisa menjadi masukan bagi seluruh pihak. Pada polisi agar jangan sampai ada oknum yang mencoreng image sebagai pelindung masyarakat dan menjaga ketertiban. Serta bagi masyarakat, barangkali bila ingin menghindari oknum nakal, bisa menggunakan dashcam atau sejenisnya sebagai bukti yang valid.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *