Kisah Dusun Terpencil yang Sukses Hasilkan Listrik dari Sungai hingga jadi Percontohan Negara ASEAN

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Potensi alam yang melimpah ternyata mendatangkan berkah sekaligus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Dusun Janjing, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Meski secara wilayah berada di lokasi yang terpencil, masyarakat di Desa Seloliman justru tak kekurangan pasokan listrik.

Sebaliknya, mereka memiliki sumber listrik mandiri yang berasal dari aliran air Kali Maron berkat teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Inovasi tersebut bahkan membuat Desa Seloliman menjadi percontohan negara-negara ASEAN, lantaran mampu memanfaatkan potensi alam yang ada.

Lokasi terpencil yang membuat warga berinovasi menghasilkan listrik mandiri

Petugas sedang memeriksa peralatan pembangkit listrik di rumah turbin PLTMH Kali Maron [sumber gambar]Kondisi wilayah yang terpencil dan tidak terjangkau oleh PLN, membuat Dusun Janjing harus memutar ide agar wilayah mereka mengakses energi listrik. Selain Dusun Janjing, Desa Seloliman memiliki dusun lainnya yakni Dusun Sempur, Biting dan Balekambang. Ketiganya telah mendapat aliran listrik dari PLN. Ide untuk membuat pembangkit sendiri pun mulai digagas.

Memanfaatkan aliran air di Kali Maron dengan teknologi PLTMH

Aliran air di Kali Maron yang dimanfaatkan untuk pembangkit listrik [sumber gambar]Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) kemudian diinisiasi oleh PPLH Seloliman, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang ada di Seloliman. Bersama masyarakat setempat, mereka bergotong royong membangun PLTMH tersebut pada 1992 dan resmi beroperasi bulan Agustus 1994. Sumbernya sendiri memanfaatkan aliran air dari Kali Seloliman.

Punya sumber listrik mandiri yang sebagian hasilnya dijual ke PLN

PLTMH yang hasilkan listrik untuk warga dan sebagian dijual ke PLN [sumber gambar]Sejak pertama dibangun, tenaga PLTMH Kali Maron telah ditingkatkan dari 12 KWH menjadi 25 KWH sejak tahun 2000. Keberadaan energi listrik ini sangat berpengaruh pada kehidupan masyarakat Dusun Jinjing. Terutama dari segi pendidikan dan ekonomi. Bahkan pada tahun 2003 hingga 2019, Paguyuban Kali Maron selaku pengelola menjalin kerja sama interkoneksi dengan PLN dengan menjual kelebihan listriknya ke BUMN tersebut.

Inovasi Desa Seloliman yang menjadi percontohan negara-negara ASEAN

Suroso, Ketua Badan Pengurus Paguyuban Kalimaron, lembaga yang mengelola PLTMH Kali Maron [sumber gambar]Inovasi PLTMH di Desa Seloliman juga menjadi percontohan bagi negara-negara ASEAN dan lainnya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Paguyuban PLTMH Kali Maron Seloliman Trawas Mojokerto, Suroso, dalam program ”Training on Renewable Energy : Micro Hydro for Rural Development” di Hotel Ibis Surabaya Centre, Jumat (26/9/2014) lalu. Di hadapan puluhan perwakilan dari 10 negara ASEAN plus Kuba dan Afrika Selatan, ia mengatakan bahwa inovasi tersebut memerlukan adanya kerja sama dengan masyarakat lokal.

Teknologi ramah lingkungan yang ikut membantu menjaga kelestarian alam

Penampakan rumah turbin dan bak pengontrol air dari PLTMH Kali Maron dengan sawah yang menghijau di bawahnya [sumber gambar]Keberadaan PLTMH Kali Maron tak hanya memberikan akses listrik pada masyarakat sekitar, tapi juga membangun kesadaran untuk menjaga kelestarian hutan setempat. Khususnya di kawasan lereng Gunung Penanggungan. Hal tersebut berkaitan erat dengan PLTMH Kali Maron yang nyala listriknya bergantung dengan arus air yang dihasilkan. Sementara itu, besar kecilnya debit tak lepas dari hutan sebagai penyimpan cadangan air alami. Jika hutan digunduli, debit air akan berkurang dan listrik pun mati.

Berkat inovasi yang dilakukan, Desa Seloliman kini memiliki sumber listrik mandiri yang menerangi pelanggan dari kalangan rumah tangga, musala, dan fasilitas umum lainnya. Teknologi PLTMH yang diaplikasikan juga mendatangkan keuntungan ganda, yakni mendorong warga untuk menjaga kelestarian hutan dan menjual sebagian beban listrik yang dihasilkan ke PLN.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *