Kesal Dihina ‘Banci’ hingga jadi Artis, 5 Anggota Polri Ini Pilih Mundur dari Kepolisian

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo mendadak viral setelah dirinya mengajukan pengunduran diri secara tertulis ke Polda Jatim. Dirinya mundur sebagai anggota Polri karena merasa dihina oleh Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Prasetyo. Salah satunya adalah saat dirinya disebut bencong, tidak berguna, banci, dan lemah.

Peristiwa pengunduran diri seperti yang dilakukan oleh AKP Agus Hendro Tri Susetyo tidak hanya sekali terjadi. Ada beberapa anggota Polri lainnya yang juga memutuskan untuk keluar dari korps Bhayangkara karena suatu hal. Mulai dari terjun ke politik, hingga memilih berkarir di dunia hiburan. Siapa saja mereka? Simak ulasan Wikimedan berikut ini.

Norman Kamaru yang keluar dari korps Brimob dan memilih dunia hiburan

Norman Kamaru memilih keluar dari Korps Brimob Polda Gorontalo [sumber gambar]Sosok Norman Kamaru sempat menghebohkan khalayak lewat video lipsycnc-nya menyanyi lagu India yang kemudian viral dan membuatnya menjadi artis dadakan. Meski saat itu dirinya masih menjadi seorang anggota Brimob Polda Gorontalo, tersiar kabar bahwa Norman akhirnya memutuskan untuk keluar dari kesatuannya dan memilih untuk berkarir di dunia hiburan.

Bripka Muh Amsyahar yang mencalonkan diri sebagai Kepala Desa

Bripka Muh Amsyahar yang mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Patila [sumber gambar]Demi mencalonkan diri sebagai bakal Calon Kepala Desa Patila Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Bripka Muh Amsyahar mengajukan pensiun dini dari keanggotaan Polri. Pria yang berdinas di Kasubnit 2 Dalmas Polres Pangkep, Sulawesi Selatan tersebut, telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri selama 26 tahun.

Kapolres Gorontalo AKBP Dafcoriza maju di Pilkada

AKBP Dafcoriza di ruang kerjanya [sumber gambar]Keinginan untuk mengabdi pada masyarakat Pohuwato, Provinsi Gorontalo, membuat AKBP Dafcoriza mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kapolres Gorontalo. Prosedur ini sesuai dengan Undang-Undang Pilkada dan Undang-Undang Polri, yang membuat personel aktif harus mundur jika memilih institusi lain di luar korps Bhayangkara. AKBP Dafcoriza sendiri bakal terjun di Pilkada Pohuwato, Provinsi Gorontalo, sebagai calon kepala daerah.

Bripda Puput Nastiti Devi mengundurkan diri sebagai polisi wanita (polwan)

Bripda Puput Nastiti Devi [sumber gambar]Bripda Puput Nastiti Devi diketahui memilih untuk mundur sebagai anggota polisi wanita (polwan), setelah surat pengunduran dirinya diterima Mabes Polri pada 9 Januari 2019 silam. Meski tak mencantumkan alasan yang spesifik mengenai pengunduran dirinya, wanita yang sebelumnya bertugas sebagai Bintara Urusan (Baur) Yanma Mabes Polri itu diketahui menikah dengan Basuki Tjahaja Purnama (BTP).

AKP Agus Hendro Tri Susetyo mundur karena sering dihina atasan

Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo [sumber gambar]Kisah pengunduran diri AKP Agus Hendro Tri Susetyo karena kerap dihina oleh atasan kemudian menjadi sorotan banyak pihak. Ia pun menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai anggota Kepolisian, setelah mendatangi Polda Jatim yang ditujukan kepada Kapolda Jatim dengan tembusan ke Kapolri. AKP Agus mengaku ia tidak terima dengan kata-kata kasar yang diucapkan oleh atasannya, AKBP Ahmad Fanani Prasetyo.

Bagi AKP Agus Hendro Tri Susetyo, alasan arogansi dari atasan membuat dirinya memutuskan untuk mundur sebagai anggota Polri. Sama seperti kisah polisi lainnya seperti yang diceritakan di atas, mereka memilih untuk meninggalkan kesatuan karena hal lain yang telah menjadi pilihan hidupnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *