Jelang Idul Adha, Babinsa Simpang Ulim Cek Harga Sembako ke Pasar

Daftar Indodax

ACEH TIMUR Wikimedan | Dalam rangka memastikan kesetabilan harga sembilan bahan pokok (Sembako) jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, Babinsa Koramil 08/Simpang Ulim, Kodim 0104/Atim Serka Fanda dan Kopda Mauli Hamdani, melakukan pemantauan terhadap harga sembako di pasar.

Adapun lokasi pasar yang dimonitor, yaitu pasar tradisional Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (18/7/2021).

Babinsa Koramil 08/Simpang Ulim, Kodim 0104/Aceh Timur Serka Fanda, mengatakan bahwa monitoring harga sembako itu untuk mengetahui ada atau tidaknya kenaikan harga sembako.

Pasalnya, ungkap Fanda, biasanya jelang hari raya idul Adha, terjadi kenaikan harga sembako di pasar tradisional karena pasokan bahan minim serta meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang lebaran.

Seperti, Beras Rp.160.000/sak, Gula Pasir Rp.13.500/kg, Minyak Goreng Rp.15.000/kg, Kedelai Rp. 16.000/kg, Daging Sapi Rp.180.000/kg, Ayam Ras Rp.25.000/kg, Telur Ayam Rp 52.000/Papan, Cabai Merah Besar Rp 48.000/kg, Cabai Merah Keriting Rp. 48.000/kg, Cabai Rawit Merah Rp. 60.000/kg, Bawang Merah/bombai Rp. 40.000/kg, Bawang Putih Rp. 38.000/kg.

“Karena itu, kita cek langsung ke lapangan dengan menanyakan kepada pedagang sekaligus mendata harga sembako tersebut.

Kegiatan ini, untuk memastikan kesetabilan harga Sembako jelang Hari Raya Idul Adha 1442,”imbuh Fanda.

Selain untuk memastikan kesetabilan harga Sembako, kegiatan ini juga untuk memberikan rasa aman kepada para pembeli agar tidak ada oknum pedagang yang memanfaatkan situasi.

Dalam kesempatan tersebut, ungkap Fanda, pihaknya juga mengingatkan para pedagang dan pembeli di pasar agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Danramil 08/Simpang Ulim Kapten Inf M. Kaoy membenarkan bahwa telah memerintahkan anggotanya turun langsung kelapangan untuk mengecek perkembangan harga sembako menjelang perayaan Idul Adha 1442 H yang biasanya mengalami kenaikan.

“Mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan harga menjelang lebaran tahun ini, mengingat kondisi ekonomi rakyat yang masih belum stabil akibat pandemi Covid-19,″tandas Danramil.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *