Jegal Lopez Di Paris Masters, Nadal Kantongi Kemenangan ke-1000

Daftar Indodax

Berita Olahraga – Rafael Nadal menjadi petenis keempat di Open Era yang mengantongi kemenangan ke-1000 setelah ia memenangkan laga pembukannya di Paris Masters pekan ini.

Menghadapi rekan senegaranya, Feliciano Lopez, petenis unggulan pertama sempat kehilangan set pertama sebelum akhirnya mengklaim kemenangan 4-6, 7-6, 6-4.

Pada laga pertamanya sejak memenangkan gelar French Open ke-13 dalam kariernya, petenis peringkat 2 dunia mendaratkan 16 ace dan mengamankan tiga dari empat break point yang ia hadapi demi menuliskan lebih banyak sejarah di ibukota Perancis.

Dengan kemenangan atas Lopez di babak kedua Paris Masters, petenis yang mengincar gelar pertamanya di Accor Arena, mencatatkan 20-5 di turnamen Masters 1000 tersebut.

“Memenangkan 1.000 pertandingan itu artinya saya telah tua. Itu artinya saya telah bermain dengan baik dalam waktu yang begitu lama, karena untuk mencapai angka tersebut, saya telah bermain dengan baik selama bermusim-musim dan itu sesuatu yang membuat saya merasa senang,” seru Nadal.

“Saya hanya bisa mengatakan terima kasih kepada semua orang yang telah membantu saya dan semua orang yang berada di momen manapun dari hidup saya yang telah membantu saya untuk berada di posisi saya saat ini.”

Petenis berkebangsaan Spanyol bergabung dengan Jimmy Connors, Roger Federer, dan Ivan Lendl dalam klub eksklusif 1.000 kemenangan. Petenis berusia 34 tahun mengantongi kemenangan pertama di turnamen ATP pada musim 2002 di Mallorca melawan Ramon Delgado.

Dengan kemenangan kali ini, petenis unggulan pertama mematahkan dua kekalahan beruntun melawan Lopez dan semakin unggul dengan 10-4 melawan rekan senegaranya tersebut. Lopez mengklaim dua kemenangan terakhir melawan petenis unggulan pertama di Shanghai musim 2014 dan Cincinnnati musim 2015.

“Saya mengawali pertandingan dengan cara terburuk yang memungkinkan, terutama melawan petenis dengan servis bertenaga seperti Feli,” ungkap Nadal.

“Setelah itu, saya bermain di bawah tekanan, tetapi saya akhirnya menemukan jalan. Itu hal yang utama. Kemenangan ini adalah salah satu yang sangat saya banggakan. Kepuasan anda terkadang akan lebih besar ketika anda memenangkan pertandingan seperti itu daripada anda memasuki lapangan dan menang dengan 6-3, 6-3.”

Demi satu tempat di perempafinal Paris Masters, Nadal akan bertemu petenis berkebangsaan Australia, Jordan Thompson yang juga kehilangan set pertama sebelum mengukir kemenangan 2-6, 6-4, 6-2 atas runner up St. Petersburg musim ini, Borna Coric.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *