Jangan Dibiasakan, Sering Mengetes Pacar Ternyata Bisa Merusak Hubungan

Rasa khawatir, insecure (keraguan diri), dan tidak percaya pada pasangan memang kerap menghantui pikiran. Jika dipikirkan terus-menerus, hal ini bisa memicu Anda untuk melakukan sesuatu yang dapat menuntaskan kekhawatiran tersebut, misalnya mengetesnya. Namun, sehatkah jika Anda terus-terusan mengetes pacar?

Mengetes pacar tak baik untuk hubungan

Apakah Anda pernah mengetes pacar untuk melihat dan mencari tahu rasa cintanya? Misalnya saja dengan sengaja membeli nomor baru dan berpura-pura mengajak kenalan untuk menguji kesetiaannya.

Sekali dua kali mungkin boleh-boleh saja demi memuaskan rasa penasaran dan kekhawatiran Anda. Namun, jika dilakukan terlalu sering ternyata hal ini bisa merusak hubungan, lho.

Seseorang biasanya terpikir untuk menguji pasangannya jika merasa insecure atau tidak yakin dengan pasangannya. Cara ini banyak dilakukan sebagai alternatif, dibandingkan harus berkata jujur.

Pasalnya, jujur mengenai perasaan dan kekhawatirannya mungkin tidaklah mudah bagi sebagian orang. Oleh karena itu, mencari jawaban dengan mengetesnya melalui berbagai cara kerap menjadi solusi yang diambil.

Memang benar, mengetes pacar bisa memberikan jawaban atas kekhawatiran yang selama ini Anda rasakan.  Akan tetapi, cara ini terkadang bisa membuat konflik semakin besar yang justru menambah rasa insecure.

Jika hasil tes menunjukkan bukti bahwa pacar Anda ada “main belakang” mungkin inilah jawaban atas kekhawatiran Anda padanya.

Akan tetapi bagaimana jika yang terjadi sebaliknya? Pasangan tiba-tiba tahu bahwa Anda sedang mengetesnya. Ingat tidak semua orang bisa memakluminya termasuk pasangan Anda.

Sangat wajar jika pasangan marah dan kecewa karena merasa tidak dipercaya. Jika hal ini terjadi bukan tak mungkin pasangan memilih untuk mengakhiri hubungan.

Berhenti mengetes pacar, bicarakan saja langsung

masalah rumah tangga

Brene Brown, seorang dosen sekaligus peneliti di University of Houston menyatakan bahwa setiap kali Anda terpikir untuk mengetes pacar, tanyakan pada diri sendiri untuk apa Anda melakukan hal ini.

Kira-kira, apa yang sebenarnya ingin Anda cari tahu? Hal apa pula yang Anda harapkan dari tes tersebut, apakah pembuktian cintanya, komitmen, kebohongan, atau apa?

Brown menyatakan daripada mengetesnya lebih baik bicarakan keresahan Anda dengannya secara langsung. Mungkin berat untuk mengatakan kegelisahan Anda pada pasangan. Akan tetapi begitulah caranya jika Anda ingin hubungan ini terus berjalan lancar.

Belajarlah untuk menyampaikan perasaan Anda pada pasangan meski mungkin tak menyenangkan.

Dengan membicarakannya, setidaknya pasangan tahu apa yang ia harus lakukan untuk meyakinkan Anda. Jangan lupa untuk mengatakan pada pasangan hal apa yang Anda inginkan darinya untuk meringankan keresahan ini.

Jangan mengetes pacar setiap kali Anda merasa insecure. Bisa-bisa Anda justru ketagihan melakukannya, alih-alih membicarakannya secara baik-baik.

Percayalah bahwa komunikasi menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengatasi masalah dalam hubungan. Meski sulit, cobalah untuk berbicara pada pasangan.

Siapkan waktu khusus untuk membicarakan hal ini berdua saja tanpa diganggu oleh siapa pun atau agenda lainnya.

Komentar
Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *