Jalan Rusak Sepanjang 1,5 KM, Ditanami Warga Kembali Dengan Pohon Pisang

Daftar Indodax

[ad_1]

SERGAI(Sumut),jetikberita.com | Karena belum adanya Rrespon Pemerintah Pemkab Sergai dengan keluhan Aspirasi warga tentang kerusakan jalan sehingga warga kembali melakukan penanaman pohon pisang di Sepanjang badan jalan Kapten Wan Rahmad,Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin,Kabupaten Serdang Bedagai Minggu (7/10/2018)

Aksi penanaman pohon pisang itu kembali dilakukan warga yang kedua kalinya ,sebagai bentuk protes dan kekesalannya terhadap Pemerintah, atas rusak parahnya jalan itu yang hingga kini belum ada tanda-tanda pemerintah melakukan perbaikan.

Pantauan awak Media sepanjang jalan Kapten Wanrahmad atau dikenal dengan sebutan Jalan BungaTanjung Dipenuhi pohon pisang dan pohon bunga lainnya.

Rusak parahnya jalan tersebut diduga akibat lalu lalangnya pengangkutan yang diluar Tonase yang sebelumnya di lalui oleh adanya Pengangkutan galian C dan pengangkutan Buah Sawit ( TBS) dari pihak pengusaha .yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin.

Saat di konfirmasi warga setempat yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan pada awak media jalan ini sudah bertahun tahun rusak dan sebelumnya Camat Tanjung Beringin berjanji pada kami akan menimbun jalan tersebut dengan sertu namun hingga saat ini belum ada sama sekali.yang ada hanya timbunan pecahan batu bekas bangunan dari salah satu perusahaan itupun tidak merata. Sementara jalan jalan di Desa di Kecamatan Tanjung Beringin seperti Desa Mangga dua ,dan Desa Suka jadi telah diperbaiki dengan Hotmix. Jalan ini yang merupakan pusat Kota Bedagai yang salah satunya pelengkap nama Serdang Bedagai dibiarkan begitu saja ungkap warga dengan nada kesal.

Saat dimonfirmasi Camat Tanjung Beringin Drs Zulfikar,melalui Via Ponsel tentang hal itu mengakui atas penimbunan Sertu tersebut pada warga. Zulfikar” Saat itu langsung Menghubungi Dinas PUPR Sergai dan mereka mengatakan harap bersabar Terkait tentang Pengusaha PT Indah Phonchan, Zulfikar mengatakan mereka sudah lama kita Surati tentang CSR sesuai ketentuan Perusahaan, ungkap Zulfikar.

Kades Pekan Tanjung Beringin ketika di singgung mengenai pengutipan retribusi pajak Mingguan atau di kenal Pekan Jumat. Tidak ada menerima dari hasil pengutipan retribusi tersebut untuk Kas Desa dan itu di pegang oleh salah seorang oknum dari LKMD ungkap Kades.

Menanggapi hal tersebut Salah seorang Pemuka masyarakat yang juga Ketua salah satu Organisasi kang Emda berharap pada Pemerintah untuk melakukan perbaikan pada jalan tersebut.Emda juga menegaskan dari hasil pengutipan Retribusi pada pedagang Tradisionil ( Pekan Jumat) itu harus jelas kemana Dananya yang di kutip dari hasil pengutipan itu kan bisa digunakan untuk penimbunan sementara pada jalan tersebut karena dari Desa untuk Desa .Emda juga menambahkan jika tidak ada penjelasan dari hasil Retribusi kemana dan berapa jumlah nya Kegiatan itu di nilai Pungli ungkap Emda.(AfGans)

[ad_2]

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *