Internasional : Bahasa Persia untuk Anda (174)

Daftar Indodax

Sebagaimana telah disampaikan dalam pertemuan sebelumnya, Muhammad dan Ramin mengunjungi provinsi Golestan atas undangan teman mereka, Sadegh. Provinsi Golestan merupakan satu dari tiga provinsi di utara Iran yang terletak di pesisir Laut Kaspia. Provinsi yang hijau ini penuh dengan daya tarik alam seperti air terjun, hutan, kolam, dan desa-desa yang menarik dan tepi pantai yang indah.
Rumah kakek Sadegh berada di desa Ziyarat yang terletak di dekat Gorgan, ibukota provinsi Golestan. Ziyarat merupakan desa yang terkenal dengan penampakan indah ekowisatanya provinsi Golestan. Desa yang tergolong tua ini memiliki beberapa air terjun dengan ketinggian 15 meter yang turun memenuhi kolam kecil di bawahnya. Sementara di sekitar kolam air terjun tampak butir-butir air tersebar di udara akibat air yang jatuh dari ketinggian 15 meter. Bau wewangian bunga dan lumut serta hijaunya pepohonan menambah kesegaran daerah sekelilingnya.

Selain keindahan pemandangan alamnya, di desa ini juga ada makam suci Imam Zadeh Abdollah dan masjid tua yang menjadi daya tarik bersejarah desa ini. Satu-satunya sumber air panas di provinsi Golestan hanya berada di desa ini. Oleh karenanya, daya tarik inilah yang membuat para wisatawan domestik dan asing berusaha mengunjungi desa ini.

Saat ini, Muhammad, Ramin dan Sadegh tengah berada di dekat air terjun Ziyarat dan sedang bercaka-cakap satu dengan lainnya. Sebelum mendengarkan percakapan mereka, simak kata-kata kunci dan terjemahannya sebagai berikut:




Abshar
Air terjun


Kheili
Sangat


Ziba
Indah


Lebas
Pakaian


Martoub
Lembab


Tu mibini
Engkau melihat


Zarrat
Butiran


Ab
Air


Che tour
Bagaimana


Hava
Udara/cuaca


Parakande mishavand
Mereka berpencar


Ja
Tempat


Khoub
Baiklah


Hame Ja
Di semua tempat


Sabz
Tumbuhan


Bu
Bau


Gol
Bunga


An pour kardeh ast
Itu menutupi


Inja
Di sini


Hamishe
Selalu


In qadr
Sedemikian


Khalvat
Sepi


Rouz-ha
Hari-hari


Tatil
Libur


Khanevade
Keluarga


Ziyad
Banyak


Ziyarat
Berziarah


Gardesh
Berwisata


Anha miayand
Mereka datang


Haram
Makam suci


Imam Zadeh
Imam Zadeh


Rusta
Desa


Makan
Tempat


Tarikhi
Bersejarah


Didani
Menarik


Hatman
Pasti


Anja
Di sana


Ma bayad beravim
Kita harus pergi


Ajib
Aneh


Hayat
Halaman/sekitar


Khane
Rumah


Rusta
Desa


Bedune
Tanpa


Divar
Dinding/tembok


Rasm
Kebiasaan/adat istiadat


Rusum
Beragam adat istiadat


Rayej
Ramai


Hayat
Halaman/sekitar


Manzil
Rumah


Manazel
Rumah-rumah


Kouche
Gang


Marz
Batas


Moshakhas
Jelas


An nadarad
Itu tidak ada


Enggar
Sepertinya


Houz
Kolam


Shir ab
Keran air


An qarar darad
Itu terletak


Shoma dust darid
Kalian menyukai


Ma beravim
Kita pergi


Ab garm
Air panas


Behtar ast
Lebih baik


Ajale nakonid
Jangan tergesa-gesa


Kam kam
Perlahan-lahan


Tarik
Gelap


Chand
Berapa


Man aks migiram
Saya akan mengambil foto


Man namikhoham
Saya tidak ingin


Manazer
Pemandangan-pemandangan


Ziba
Indah


Man az dast bedaham
Saya akan kehilangan


Albatte
Tentu


Farda
Besok


Ma mitavanim beravim
Kita dapat pergi


Forsat
Kesempatan


Kam
Sedikit


Emrouz
Hari ini


Hamin
Ini


Ma beravim
Kita pergi

 

Kini tiba saatnya kita menyimak percakapan antara Muhammad dan Shadegh soal desa Ziyarat dan daerah-daerah menarik di sekitarnya.





Muhammad

Air terjun ini sangat indah. Baju saya menjadi lembab.



Sadegh

Engkau melihat butiran-butiran air dari air terjun, bagaimana mereka terpencar di udara



Muhammad

Tempat yang bagus! Semuanya kelihatan hijau dan bau bunga memenuhi seluruh tempat. Tempat ini biasanya sepi?



Sadegh

Tidak. Di hari-hari libur, banyak keluarga yang datang ke sini untuk berziarah atau berwisata.



Muhammad

Makam suci Imam Zadeh juga berada di desa ini?



Sadegh

Iya. Makam suci sebuah tempat bersejarah dan menarik.



Muhammad

Kalau begitu kita harus ke sana. Unik, halaman-halaman rumah di desa ini tanpa tembok.



Sadegh

Ini kebiasaan yang banyak dilakukan di desa ini. Halaman rumah dan gang tidak punya batasan yang jelas.



Muhammad

Iya. Seakan-akan kolam dan keran air berada di gang.



Sadegh

Baiklah. Bila engkau ingin, kita pergi ke tempat air panas desa Ziyarat dan bersegeralah. Udara perlahan-lahan akan gelap.



Muhammad

Saya akan mengambil beberapa foto. Saya tidak ingin kehilangan pemandangan-pemandangan yang indah di sini.



Sadegh

Tentu, besok kita dapat pergi ke tempat air panas.



Muhammad

Tidak. Kesempatan sangat sedikit, lebih baik hari ini juga kita ke sana.

 

Selanjutnya, kita simak kembali percakapan antara Muhammad dan Sadegh, tapi kali ini tanpa terjemahan.

[dialog]

Muhammad, Ramin dan Sadegh kemudian berjalan menuju tempat air panas Ziyarat dengan melewati sisi air terjun. Air panas Ziyarat memiliki empat mata air dan mandi atau berenang di sana sangat baik. Setelah berenang dan bermain-main di sana, mereka kembali ke desa dan di malam hari mereka istirahat di sana. Rakyat desa Ziyarat merupakan orang-orang ramah dan sangat menghormati tamu.

Muhammad duduk bersama orang-orang tua desa di dekat kafe dan mendengar mereka bercerita akan kehidupan, adat istiadat dan kebiasaan mereka. Orang-orang tua itu meyakini bahwa rakyat di desa ini biasanya memiliki umur panjang dan alasannya karena cuaca yang tepat dan mengkonsumsi makanan alami.

Buah-buahan hutan, beras yang harum, ikan bakar dan beragam asinan dan kue-kue desa itu memberikan rasa yang tidak mudah dilupakan begitu saja. Bangunan indah makam suci Imam Zadeh Abdollah dan masjid bersejarah desa itu termasuk tempat yang menarik dari desa Ziyarat. Perjalanan ke desa Ziyarat memakan waktu dua hari dan setelah itu, Muhammad dan Ramin kembali ke Tehran. Kami berharap suatu hari nanti Anda bisa mengunjungi Iran dan melakukan perjalanan ke desa-desa indah dan bersejarah di Iran.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *