Ini Kronologi Hilangnya Atlet Paralayang Di Palu

Tiga atlet paralayang asal Sulut korban tsunami belum ditemukan.

Wikimedan.com – Hal ini bermula ketika atlet paralayang dari berbagai negara turut berpartisipasi dalam salah satu rangkaian acara Festival Palu Nonomi 2018, Kejuaraan Dunia Cross Country atau Lintas Alam di Palu, Sulawesi Tengah (25/09/18).

Terdapat 27 atlet yang berasal dari berbagai negara, yakni Indonesia, Singapura, Belgia dan Korea, dan tiga pendamping atlet yang ikut berkontribusi dalam festival yang paling meriah di Ibukota Sulawesi Tengah ini.

Jumat, (28/09/18) kemarin, seluruh atlet kembali ke penginapan setelah menyelesaikan babak ketiga pada siang hari. Lalu, sebelum gempa bumi terjadi, dua puluh atlet diantaranya terlebih dahulu meninggalkan hotel sementara untuk membeli makanan, dan sepuluh diantaranya memilih tinggal di hotel.

Dilansir dari Antaranews.com, Wahyu Yudha selaku Ketua Paralayang Indonesia menceritakan keadaan tersebut, “Dua puluh orang yang keluar dari hotel ini, Alhamdulillah aman. Tapi 10 orang yang berada di hotel ini tertimbun,” ujarnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *